24 Syawal 1443  |  Kamis 26 Mei 2022

basmalah.png

Mansur Hadi Bersumpah akan Habisi Milisi Houthi sampai Sanaa DirebutFiqhislam.com - Presiden Yaman Abdrabuh Mansur Hadi, Selasa, mengatakan bahwa operasi militer terhadap milisi Houthi tidak akan berhenti sampai ibukota Yaman dibebaskan, Al Arabiya News Channel melaporkan Selasa (02/02/2016).

Didukung oleh serangan udara dari koalisi yang dipimpin Saudi, perlawanan rakyat Sunni dan angkatan bersenjata Yaman yang setia kepada Hadi berjuang melawan pemberontak Syiah Houthi yang mengendalikan Sanaa dan banyak wilayah di utara negara itu.

Hadi, presiden Yaman yang diakui secara internasional, menggambarkan operasi untuk merebut kembali Sanaa sebagai “pertempuran menentukan yang tidak bisa diubah,” dalam panggilan telepon dengan gubernur Sanaa, seperti dikutip oleh Saudi Press Agency (SPA).

Hadi mengatakan pasukan pro-pemerintah telah memperoleh “sejumlah kemenangan di beberapa bagian Sanaa” dan bahwa operasi militer tidak akan berakhir sampai ibukota Yaman “dibebaskan dari kudeta milisi.”

Sementara itu, para pejabat keamanan Yaman dan tetua suku mengatakan pertempuran meningkat di luar Sanaa, menewaskan sedikitnya 30 orang dalam dua hari.

Mereka mengatakan pada hari Selasa bahwa sekitar 25 pejuang dari kedua belah pihak tewas dalam pertempuran antara pasukan pemerintah dan pemberontak Houthi serta sekutu mereka sekitar 65 kilometer sebelah timur ibukota. Lima warga sipil juga tewas.

Konflik Yaman membuka jurang yang lebar antara pasukan sekutu pemerintah melawan pemberontak Syiah Houthi dan pasukan yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh.

Para pejabat, yang netral dalam konflik, dan tetua suku berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang memberi keterangan kepada wartawan. [yy/muslimdaily]