17 Jumadil-Akhir 1443  |  Kamis 20 Januari 2022

basmalah.png
BERITA INTERNASIONAL

Korsel Bentuk Unit Militer Baru untuk Hadapi Teror Korut

Korsel Bentuk Unit Militer Baru untuk Hadapi Teror KorutFiqhislam.com - Militer Korea Selatan (Korsel) mendorong pembentukan unit baru sebagai persiapan menghadapi serangan teror dari negara tetangganya, Korea Utara (Korut). Pembentukan unit militer baru ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea.

"Pihak militer mendorong untuk terciptanya tambahan satuan unit anti teror atau perluasan unit anti teror yang ada ke tingkat negara bagian satu," kata seorang pejabat militer Korsel yang tak disebutkan namanya, seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (19/2/2016).

Untuk diketahui, saat ini unit anti teror militer Korsel sudah beroperasi di bawah pasukan komando khusus perang dan perlindungan kimia, biologi serta radiologi.

Sebelumnya, Sekretaris Senior Presiden Korsel, Kim Sung-woo mengatakan, pemimpin Korut Kim Jong-un baru-baru ini mengeluarkan perintah untuk melakukan serangan teror terhadap Seoul. Saat ini, agen mata-mata Pyongyang tengah bersiap diri untuk melakukan perintah tersebut.

Pernyataan ini diperkuat laporan Badan Intelijen Nasional Seoul (NIS) dalam pertemuan anggota partai yang berkuasa, Partai Saenuri. NIS mengatakan serangan bisa menargetkan aktivis anti-Pyongyang, pembelot dan pejabat pemerintah di Korsel.

NIS memperkirakan Korut bisa jadi menargetkan aktivis anti Korut, pembelot atau pejabat pemerintah, yang bisa diculik atau diserang dengan racun. NIS juga memperkirakan serangan teror menargetkan kereta bawah tanah, pusat perbelanjaan dan tempat umum lainnya serta infrastruktur seperti listrik dan fasilitas lalu lintas.

Satelit Mata-mata Jepang Bikin Gusar Korut

Korea Utara (Korut) mengklaim satelit yang mereka luncurkan ke orbit bumi hanyalah satelit observasi biasa, yang seharusnya tidak usaha dipermasalahkan. Menurut mereka, yang harus dipermasalahkan adalah satelit mata-mata yang ditempatkan Jepang di atas Korut.

Pejabat konsuler Kedutaan Besar Korut di Jakarta, Kim Song Hap mengatakan, Jepang sudah cukup lama menempatkan satelit mata-matanya di atas langit Korut. Satelit itu digunakan untuk mengintip kegiatan militer Korut.

"Jepang telah meluncurkan satelit mata-mata di atas langit kami, yang mereka gunakan untuk memantau kegiatan militer dan pengembangan nuklir kami," ucap Kim pada Kamis (18/2).

Menurutnya, Jepang salah jika menyebut Korut sebagai ancaman untuk mereka. Justru, lanjut Kim, Jepang yang merupakan ancaman bagi Korut, terlebih dengan keberadaan satelitnya. "Keberadaan satelit Jepang mengacam kami, karena Jepang adalah sekutu dekat Amerika Serikat," imbuh diplomat senior Korut tersebut.
[yy/sindonews]