25 Rabiul-Akhir 1443  |  Selasa 30 Nopember 2021

basmalah.png

Hingga Pertengahan 2021, AS Catatkan Hampir 300 Penembakan Massal

Hingga Pertengahan 2021, AS Catatkan Hampir 300 Penembakan Massal

Fiqhislam.com - Jumlah penembakan massal melonjak di Amerika Serikat (AS) , dengan penembakan di Chicago dan negara bagian Alabama yang menewaskan enam orang. Total hampir 300 penembakan massal terjadi di AS di sepanjang tahun 2021.

Kekerasan senjata dilacak dengan cara yang berbeda-beda, tetapi satu definisi yang diterima secara luas berasal dari kelompok nirlaba, Arsip Kekerasan Senjata. Ini mendefinisikan penembakan massal sebagai penembakan di mana empat orang atau lebih ditembak di tempat yang kira-kira sama, tidak termasuk si penembak.

Dengan metrik itu, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (16/6/2021), kini telah terjadi 282 penembakan massal sejak awal tahun.

Jumlah penembakan massal di AS telah meledak dalam beberapa pekan terakhir. Jumlah ini meningkat setelah pembatasan virus Corona mulai dicabut dan cuaca yang lebih hangat membuat banyak orang berkumpul dalam pertemuan massal.

Meskipun terkunci pada tahun 2020, kekerasan senjata sebenarnya meningkat tahun lalu di seluruh negeri, dengan 614 penembakan massal, dibandingkan dengan 434 pada tahun 2019.

Penembakan terjadi sekarang dalam situasi acak dan untuk motif yang tak terhitung jumlahnya, di tempat kerja, pesta rumah, pertemuan di luar ruangan, sudut jalan dan bahkan di distrik hiburan di pusat kota.

Penembakan massal Amerika yang paling menonjol dalam beberapa tahun terakhir adalah yang terjadi pada tahun 2019 terhadap 23 orang di dalam toko Walmart di El Paso, Texas. Penembak, yang mengatakan dia termotivasi oleh kebencian terhadap orang Hispanik, masih duduk di penjara, menunggu persidangan. [yy/sindonews]