15 Dzulhijjah 1442  |  Minggu 25 Juli 2021

basmalah.png

Palestina Dibombardir Israel, Jurnalis CNN: Dunia Saat Ini Butuh Hitler

Palestina Dibombardir Israel, Jurnalis CNN: Dunia Saat Ini Butuh Hitler

Fiqhislam.com - Seorang jurnalis CNN membuat heboh dunia setelah terang-terangan mengharapkan kehadiran sosok Adolf Hitler ketika Zionis Israel membombardir Jalur Gaza, Palestina .

Perang antara kelompok militan di Jalur Gaza dengan militer Zionis sudah memasuki hari kedelapan pada Senin (17/5/2021). Sebanyak 193 orang tewas di Gaza, dan 10 orang tewas di Israel.

Kontributor CNN, Adeel Raja, membuat komentarnya di Twitter pada hari Minggu. "Dunia saat ini membutuhkan seorang Hitler," tulis dia yang tak lama kemudian dihapus karena jadi kontroversi.

Adolf Hitler adalah pemimpin rezim Nazi Jerman. Dia terkenal karena rezimnya dianggap membantai umat Yahudi Eropa secara besar-besaran di masa silam.

Adeel Raja, yang profil LinkedIn-nya menyatakan bahwa dia adalah kontributor lepas di CNN yang berbasis di Pakistan, dan telah menulis artikel untuk media tersebut terkait masalah Pakistan.

Namanya muncul di lebih dari 50 artikel CNN, tetapi hingga Minggu malam, CNN tidak menautkan namanya ke profil media yang berbasis di Amerika Serikat (AS) tersebut.

Sementara Adeel Raja dengan cepat menghapus tweet-nya, posting lama yang mengungkapkan kekaguman terhadap pemimpin Nazi yang terkenal itu tetap online hingga Minggu malam.

Adeel Raja mendukung Jerman selama Piala Dunia 2014, dengan berkomentar saat itu; "Karena Hitler adalah seorang Jerman dan dia 'berbuat baik' dengan orang Yahudi itu!".

Dalam postingan tahun 2014 lainnya, dia menyatakan bahwa orang Jerman harus membangkitkan "jiwa Hitler" mereka, dan secara singkat mem-posting "Salam Hitler".

Yang membingungkan, Adeel Raja membandingkan Perdana Menteri India Nerandera Modi dengan Hitler pada banyak kesempatan, dengan perbandingan ini dimaksudkan secara negatif.

Namun, dia menyimpan cibiran terburuknya untuk negara Israel dengan tweet pada tahun 2014 berbunyi; “ISIS, TTP, Taliban tolong pergi ke Israel ASAP!”

Bahkan setelah dia menghapus tweet hari Minggu, para komentator online menghina Adeel Raja karena pemuja Hitler, dan menyerang CNN karena terus mempekerjakannya bahkan setelah banyak posting tentang Hitler.

Twitter juga dikecam karena menangguhkan akun mantan Presiden AS Donald Trump karena meminta para pendukungnya untuk melakukan protes secara damai, tetapi mengizinkan Adeel Raja untuk mempertahankan akun terverifikasi miliknya.

Memuji Hitler bukanlah sesuatu yang diharapkan dari setiap outlet media, kecuali untuk situs pinggiran absolut seperti "Daily Stormer".

Pada saat artikel ini dipublikasikan, pihak CNN belum mengomentari tweet berisi dukungan untuk Hitler dari kontributornya. [yy/sindonews]

 

Tags: Palestina | Israel | Aqsha