10 Safar 1443  |  Sabtu 18 September 2021

basmalah.png

Raja Salman dan Erdogan Bahas Hubungan Bilateral

Raja Salman dan Erdogan Bahas Hubungan Bilateral

Fiqhislam.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud melakukan pembicaraan via telepon dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa (4/5). Hubungan bilateral menjadi topik utama pembahasan mereka.

“Selama panggilan tersebut, hubungan kedua negara dibahas. Presiden Turki juga mengucapkan selamat kepada Penjaga Dua Masjid Suci pada kesempatan Idul Fitri yang diberkahi,” kata Saudi Press Agency dalam laporannya.

Hubungan Saudi dan Turki sempat terusik setelah adanya pembunuhan jurnalis Washington Post Jamal Khashoggi. Dia dibunuh di konsulat jenderal Saudi di Istanbul pada Oktober 2018. Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) kerap disebut sebagai otak di balik operasi tersebut.

Namun Turki telah berusaha meningkatkan hubungan kembali dengan Saudi. Dalam sebuah wawancara dengan Reuters pada April lalu, juru bicara sekaligus penasihat Erdogan, Ibrahim Kalin, mengatakan Turki bakal mencari cara untuk memperbaiki relasinya dengan Riyadh.

Kalin pun menyambut langkah Saudi mengadili para pelaku yang terlibat dalam pembunuhan Khashoggi. “Mereka punya pengadilan. Persidangan telah digelar. Mereka sudah mengambil keputusan jadi kami menghormati keputusan itu,” ujarnya.

Pada Maret lalu, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan Saudi dan Turki setuju untuk melanjutkan dialog. Hal itu dia sampaikan setelah bertemu Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan. “Bagi kami, tidak ada alasan untuk tidak memperbaiki hubungan kami dengan Arab Saudi. Jika mereka mengambil langkah positif, kami akan melakukannya juga,” kata Cavusoglu. [yy/ihram]