14 Safar 1443  |  Rabu 22 September 2021

basmalah.png

Rentetan 7 Penembakan Massal Terjadi di AS dalam Sepekan

Rentetan 7 Penembakan Massal Terjadi di AS dalam Sepekan

Fiqhislam.com - Penembakan massal kembali marak di wilayah Amerika Serikat (AS) saat pandemi virus Corona (COVID-19) masih merajalela. Penembakan terbaru yang menewaskan 10 orang di sebuah supermarket di Colorado itu menjadi penembakan ketujuh dalam tujuh hari terakhir di AS.

Seperti dilansir CNN, Selasa (23/3/2021), penembakan brutal di Colorado pada Senin (22/3) sore waktu setempat itu terjadi kurang dari sepekan setelah delapan orang tewas dalam penembakan di tiga pantai pijat dan spa di Atlanta, Georgia.

Kedua kasus itu kemungkinan akan kembali memicu diskusi soal undang-undang pengendalian senjata api di AS, dengan kematian akibat senjata api sering terjadi.

Laporan CNN menyebut bahwa setidaknya tujuh penembakan massal terjadi di berbagai wilayah AS dalam sepekan terakhir, termasuk tiga insiden dalam sehari yang terjadi pada Sabtu (20/3) waktu setempat. Berikut daftarnya:

1. Atlanta, Georgia, 16 Maret

Delapan orang, termasuk enam wanita keturunan Asia, tewas saat seorang pria kulit putih melakukan penembakan brutal di tiga pantai pijat dan spa setempat.

2. Stockton, California, 17 Maret

Lima orang yang tengah mempersiapkan doa bersama di Stockton ditembak oleh seorang pelaku yang melintas sambil mengendarai mobilnya. Departemen Sheriff San Joaquin menuturkan kelima orang yang ditembak mengalami luka-luka, namun luka itu tidak mengancam nyawa mereka.

3. Gresham, Oregon, 18 Maret

Empat orang dilarikan ke rumah sakit setelah terjadi penembakan di Gresham yang terletak di sebelah timur Portland, kota terbesar di negara bagian Oregon.

4. Houston, Texas, 20 Maret

Lima orang ditembak setelah terjadi keributan di dalam sebuah kelab malam setempat. Satu orang dalam kondisi kritis usai ditembak di leher, sedangkan yang lain mengalami luka-luka namun dalam kondisi stabil.

5. Dallas, Texas, 20 Maret

Delapan orang ditembak oleh seorang pelaku yang tak dikenal. Satu orang di antaranya meninggal dunia akibat penembakan itu.

6. Philadelphia, Pennsylvania, 20 Maret

Satu orang tewas dan lima orang lainnya luka-luka saat terjadi penembakan di sebuah pesta yang digelar secara ilegal. Kepolisian Philadelphia menyebut sedikitnya 150 orang hadir dalam pesta ilegal itu dan panik menyelamatkan diri saat penembakan terjadi.

7. Boulder, Colorado, 22 Maret

Sedikitnya 10 orang tewas, termasuk seorang polisi Boulder, dalam penembakan yang terjadi di supermarket King Soopers.

Tidak diketahui secara jelas bagaimana angka penembakan massal ini -- dengan setidaknya empat orang atau lebih ditembak -- jika dibandingkan dengan rata-rata kasus penembakan selama sepekan di AS.

Meskipun data resmi kekerasan bersenjata tersedia, namun pemerintah federal AS tidak memiliki sistem atau database terpusat untuk melacak kekerasan senjata api dan penembakan massal di seluruh wilayahnya.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), yang ikut melacak data kekerasan bersenjata, nyaris 40 ribu orang tewas dalam berbagai insiden melibatkan senjata api sepanjang tahun 2019.

Sejauh ini, sepanjang tahun ini tercatat sedikitnya enam kasus penembakan massal dengan empat orang atau lebih tewas, termasuk kasus di Atlanta dan Boulder.

Empat kasus penembakan massal lainnya terjadi pada 9 Januari saat lima orang tewas di Illinois, 24 Januari saat lima orang lainnya tewas di Indiana, 2 Februari saat enam orang tewas di Oklahoma dan 13 Maret saat empat orang tewas di Indianapolis. [yy/news.detik]