25 Rabiul-Akhir 1443  |  Selasa 30 Nopember 2021

basmalah.png

PM Kanada Sebut Trump 'Provokator' Penyerbuan Parlemen AS

PM Kanada Sebut Trump 'Provokator' Penyerbuan Parlemen AS

Fiqhislam.com - Perdana Menteri Kanada , Justin Trudeau mengecam Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Dia mengatakan, Trump"menghasut" sebuah kerusuhan yang mengejutkan di Capitol Hill, yang merobek struktur demokrasi.

"Apa yang kami saksikan adalah serangan terhadap demokrasi oleh perusuh yang kejam, yang dihasut oleh presiden saat ini dan politisi lainnya," kata Trudeau dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (10/1/2021).

“Peristiwa itu masih mengejutkan, sangat mengganggu dan terus terang, kita juga telah melihat minggu ini bahwa demokrasi tangguh di Amerika, sekutu, dan tetangga terdekat kita. Kekerasan tidak memiliki tempat dalam masyarakat kita dan ekstremis tidak akan berhasil mengalahkan keinginan rakyat," sambungnya.

Trudeau menuduh Trump menghasut ribuan pendukungnya dan menyerbu gedung Kongres dan Senat. Kecaman Trudeau terhadap Trump adalah perubahan dari kata-kata peringatan yang biasa digunakannya selama empat tahun terakhir.

Disinggung apakah kecamannya itu dapat merusak hubungan Kanada-AS. Trudeau mengesampingkan kemungkinan itu dan mengatakan penting untuk dicatat bahwa kata-kata para pemimpin dapat berdampak negatif atau positif. “

Warga Kanada mengharapkan pemimpin politik mereka melindungi demokrasi kita yang berharga dengan cara kita berperilaku,” ujarnya.

“Demokrasi Kanada tidak terjadi secara kebetulan dan tidak akan berlanjut tanpa pekerjaan. Kita harus selalu bekerja untuk mengamankan demokrasi kita dan tidak memberikan kenyamanan kepada mereka yang mempromosikan hal-hal yang tidak benar atau memberi ruang untuk kebencian atau ekstremisme. Kami akan terus sangat waspada, mengingat bahwa pilihan yang kami buat sebagai pemimpin, sebagai politisi, memiliki konsekuensi," tukasnya. [yy/sindonews]