fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


1 Syawal 1442  |  Kamis 13 Mei 2021

Maroko-Israel Setuju Normalisasi Hubungan Diplomatik

Maroko-Israel Setuju Normalisasi Hubungan Diplomatik

Fiqhislam.com - Upaya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mendamaikan Israel dengan sejumlah negara Arab dengan Israel terus berlanjut. Terbaru, presiden yang akan segera lengser itu berhasil memediasi kesepakatan normalisasi antara Maroko dan negara Zionis itu.

Trump mengumumkan bahwa Israel dan Maroko setuju untuk 'hubungan diplomatik penuh'. Pengumuman ini menandai kesepakatan keempat antara pemerintah Arab dan negara Yahudi itu pada tahun ini.

"Kembali terobosan sejarah hari ini!" kata Trump di Twitter. "Dua teman kami baik Israel dan Kerajaan Maroko telah menyetujui hubungan diplomatik penuh - terobosan besar untuk perdamaian di Timur Tengah!" sambungnya.

Sesuai dengan kebijakan luar negeri transaksional Trump, kesepakatan itu termasuk perjanjian oleh Washington untuk mengakui klaim Maroko atas wilayah Sahara Barat yang disengketakan.

"Proposal otonomi Maroko yang serius, kredibel, dan realistis adalah satu-satunya dasar untuk solusi yang adil dan abadi untuk perdamaian dan kemakmuran yang abadi!" kata Trump.

"Maroko mengakui Amerika Serikat pada tahun 1777. Karena itu sudah sepantasnya kita mengakui kedaulatan mereka atas Sahara Barat," katanya lagi. [yy/sindonews]