pustaka.png
basmalah.png


8 Dzulqa'dah 1442  |  Jumat 18 Juni 2021

22 Tewas Penembakan dalam Kampus di Kabul, Afghanistan | Ethiopia | Al-Qaeda Mali

Pria Bersenjata Eksekusi Puluhan Perempuan dan Anak-Anak Secara Brutal di Ethiopia


Fiqhislam.com - Pria bersenjata di Ethiopia barat menangkap dan mengeksekusi puluhan perempuan dan anak-anak dalam serangan 'brutal'. Pejabat setempat meyakini pelaku merupakan anggota kelompok bersenjata di wilayah itu.

Menurut Amnesty International, serangan brutal tersebut terjadi di Desa Gawa Qanqa di Distrik Guliso, Zona Wellega Barat, Minggu (1/11/2020). Insiden terjadi sehari berselang setelah pasukan pemerintah meninggal distrik tersebut.

Jumlah pasti korban tewas belum diketahui. Amnesty International--berdasarkan penuturan korban selamat--mengatakan setidaknya 54 anggota etnis Amhara tewas. Pria bersenjata mengeksekusi warga desa baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak.

Pelaku serangan brutal

Sebelumnya, Komisi Hak Asasi Ethiopia (EHRC) mengatakan dalam sebuah pernyataan, jumlah korban tewas resmi mencapai 32 orang tetapi jumlah sebenarnya bisa jauh lebih tinggi.

EHRC mengatakan "para korban diseret dari rumah mereka dan dibwa ke sekilah, dimana mereka dibunuh dalam pembantaian yang melibatkan hingga 60 penyerang bersenjata dan tidak bersenjata".

Belum ada kelompok bersenjata yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden berdarah terbaru, tetapi pemerintah daerah Oromia mengatakan para penyerang itu merupakan anggota Tentara Pembebasan Oromo (OLA)--sebuah kelompok bersenjata yang disalahkan atas penculikan dan serangan bom di Ethiopia barat dan selatan, demikian dikutip dari Aljazeera, Selasa (3/11/2020). [yy/iNews]