fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


30 Ramadhan 1442  |  Rabu 12 Mei 2021

Covid-19 Lintas Dunia 18/10/2020: Positif 40,008,622 | Meninggal 1,115,236 | Sembuh 29,924,471

Covid-19 Lintas Dunia 20/09/2020: Positif 31,036,405 | Meninggal 962,216 | Sembuh 22,632,502Last updated: October 18, 2020, 09:59 GMT | 16:59 WIB | Worldometers

Fiqhislam.com - Infeksi Covid secara global melonjak lebih dari 400.000 kasus per hari untuk pertama kalinya pada Sabtu (17/10/2020) WIB. Ini adalah rekor pertambahan kasus terbanyak dalam satu hari di saat banyak negara Eropa memberlakukan pembatasan baru untuk mengekang wabah tersebut.

SPA melansir, Eropa—kawasan yang berhasil memadamkan gelombang pertama infeksi virus corona—kini telah muncul sebagai episentrum baru Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Benua biru itu melaporkan rata-rata 140.000 kasus sehari selama sepekan belakangan.

Sebagai sebuah kawasan, Eropa melaporkan lebih banyak kasus harian daripada gabungan kejadian infeksi harian di India, Brasil, dan Amerika Serikat. Dari setiap 100 infeksi yang dilaporkan di seluruh dunia, 34 di antaranya berasal dari negara-negara Eropa, menurut analisis Reuters.

Eropa saat ini melaporkan satu juta infeksi baru setiap sembilan hari dan telah melaporkan lebih dari 6,3 juta kasus sejak pandemi dimulai. Negara-negara utama Eropa seperti Inggris, Prancis, Rusia, Belanda, dan Spanyol menyumbang sekitar setengah dari kasus baru Eropa dalam seminggu terakhir hingga 18 Oktober ini, menurut penghitungan Reuters.

Prancis melaporkan rata-rata tujuh hari kasus baru tertinggi di Eropa dengan 19.425 infeksi per hari, lalu diikuti oleh Inggris, Rusia, Spanyol, dan Belanda di negara-negara Eropa yang terkena dampak terburuk.

Beberapa negara Eropa telah menutup sekolah-sekolah; membatalkan tindakan operasi tertentu di rumah sakit, dan; meminta bantuan para mahasiswa medis lantaran pihak berwenang sudah menghadapi kebangkitan Covid-19 di luar batas.

Di sisi lain, infeksi virus corona di seluruh dunia telah melampaui 39,4 juta kasus, sedangkan jumlah kematiannya mencapai 1.104.620 jiwa. [yy/iNews]

 

Tags: Corona | Covid-19