27 Rabiul-Akhir 1443  |  Kamis 02 Desember 2021

basmalah.png

PM Israel Ungkap Banyak Perundingan Rahasia dengan Pemimpin Arab

PM Israel Ungkap Banyak Perundingan Rahasia dengan Pemimpin Arab

Fiqhislam.com - Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan bahwa Israel tengah melakukan perundingan rahasia dengan beberapa negara Arab dalam upaya menjalin hubungan. Hal ini disampaikan Netanyahu setelah Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) menyepakati normalisasi hubungan.

"Ada banyak lagi pertemuan yang tidak dipublikasikan dengan para pemimpin Arab dan muslim untuk menormalisasi hubungan dengan negara Israel," ungkap Netanyahu dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Senin (31/8/2020).

Dia tidak menyebut lebih lanjut negara-negara mana saja yang dimaksud.

Perjanjian damai antara Israel dan UEA yang tercapai dengan mediasi Amerika Serikat (AS) diumumkan pada 13 Agustus lalu. Perjanjian itu menjadikan UEA sebagai negara Teluk pertama dan negara Arab ketiga yang menormalisasi hubungan dengan Israel, setelah Mesir dan Yordania.

Pada Senin (31/8) pagi waktu setempat, penerbangan komersial perdana dari Israel ke UEA akan diluncurkan, dengan membawa delegasi Israel dan AS. Delegasi AS dipimpin penasihat Gedung Putih, Jared Kushner, yang juga menantu Trump. Delegasi Israel dipimpin Penasihat Keamanan Nasional, Meir Ben Shabbat.

Dalam pernyataannya pada Minggu (30/8) waktu setempat, Netanyahu menyebut perjanjian Israel dengan UEA akan membuka jalan bagi negara-negara lain.

"Terobosan hari ini akan menjadi norma hari esok," sebutnya. "Itu akan membuka jalan bagi negara-negara lain untuk menormalisasi hubungan mereka dengan Israel," imbuh Netanyahu.

Penerbangan komersial maskapai Israel, El Al Airlines, akan berangkat dari Bandara Ben Gurion, Tel Aviv menuju Abu Dhabi, UEA pada Senin (31/8) pagi waktu Israel. Setibanya di UEA, akan dilakukan pembicaraan untuk mendorong kerja sama antara Israel dan UEA, dalam berbagai sektor termasuk penerbangan, wisata, perdagangan, kesehatan, energi dan keamanan.

Seorang sumber yang tidak disebut namanya, seperti dilansir Reuters, menyebut bahwa penerbangan maskapai Israel itu akan melewati wilayah udara Arab Saudi. Ini menjadi penerbangan komersial pertama oleh maskapai Israel menuju ke UEA. [yy/news.detik]