21 Dzulhijjah 1442  |  Sabtu 31 Juli 2021

basmalah.png

Trump dan Raja Salman Perbarui Kesepakatan Pertahanan

Trump dan Raja Salman Perbarui Kesepakatan Pertahanan

Fiqhislam.com - Presiden AS Donald Trump dan Raja Arab Saudi Raja Salman menegaskan kembali hubungan kuat antara Riyadh dan Washington dalam hal kemitraan pertahanan mereka.

"Hari ini, Presiden Donald J. Trump berbicara dengan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dari Kerajaan Arab Saudi. Presiden dan Raja Salman membahas perkembangan positif terbaru dalam mengalahkan pandemi coronavirus dan membangkitkan kembali ekonomi global," menurut pernyataan dari Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih Judd Deere, dilansir di Alarabiya, Sabtu (9/5).

Deere menjelaskan, kedua pemimpin sepakat tentang pentingnya stabilitas di pasar energi global, dan menegaskan kembali kemitraan pertahanan Amerika Serikat-Saudi yang kuat.

"Presiden dan Raja Salman juga membahas isu-isu regional dan bilateral penting lainnya dan kerja sama mereka masing-masing sebagai pemimpin G7 dan G20,"tambah Deere.

Pernyataan dari Saudi Press Agency (SPA) juga mengonfirmasi kesepakatan antara kedua pemimpin. Pernyataan itu menambahkan bahwa keduanya membahas hubungan historis dan strategis antara kedua negara.

Kedua belah pihak menegaskan keinginan mereka untuk melanjutkan upaya bersama mereka untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas kawasan.

"Penjaga Dua Masjid Suci, semoga Tuhan melestarikannya, juga merujuk pada upaya Kerajaan untuk mencapai solusi politik yang komprehensif di Yaman dan prakarsa gencatan senjata aliansi dalam mendukung upaya utusan PBB dalam hal ini," ujar pernyataan dari SPA.

Trump juga menegaskan bahwa Amerika Serikat berkomitmen untuk melindungi kepentingannya dan keamanan sekutunya di kawasan dan tekadnya untuk menghadapi segala sesuatu yang mengganggu stabilitas keamanan dan stabilitas. [yy/republika]