30 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 05 Desember 2021

basmalah.png

Iran Tangkap Duta Besar Inggris karena Diduga Hasut Pengunjuk Rasa

Iran Tangkap Duta Besar Inggris karena Diduga Hasut Pengunjuk RasaFiqhislam.com - Pemerintah Iran secara singkat menahan duta besar (dubes) Inggris di Teheran pada Sabtu (11/1/2020). Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Dominic Raab, setelah sang Dubes Rob Macaire dilaporkan ditangkap selama protes terhadap rezim Iran.

"Penangkapan duta besar kami di Teheran tanpa alasan atau penjelasan adalah pelanggaran mencolok hukum internasional," kata Raab dalam sebuah pernyataan, setelah penahanan Rob Macaire, seperti dilaporkan AFP.

Raab memperingatkan bahwa Iran berada di persimpangan, dan harus memilih antara langkah menuju status sebagai negara kasta terendah paria atau mengambil langkah-langkah mengurangi ketegangan dan terlibat dalam jalur diplomatik ke depan.


Macaire ditangkap karena diduga "menghasut" pengunjuk rasa di Teheran terkait kecelakaan pesawat Ukrania yang menewaskan semua penumpang 176 orang, kebanyakan dari mereka warga negara Iran.

Macaire dibebaskan setelah sekitar satu jam.

Presiden Hassan Rouhani mengatakan, rudal ditembakkan ke pesawat itu karena kesalahan manusia, sehingga Boeing 737 jatuh. Dia juga menyebut tragedi itu kesalahan tak termaafkan.

"Pengakuan itu merupakan langkah awal yang penting," kata Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, kemarin.

"Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk mendukung keluarga empat korban Inggris dan memastikan mereka mendapatkan jawaban dan akhir yang layak," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Downing Street.

Johnson menambahkan, Inggris akan bekerja erat dengan Kanada, Ukraina, dan mitra internasional lainnya untuk memastikan penyelidikan internasional yang komprehensif, transparan, dan independen serta pemulangan mereka yang meninggal.

"Kecelakaan tragis ini hanya memperkuat pentingnya mengurangi ketegangan di kawasan itu," katanya.

"Sangat penting bahwa semua pemimpin sekarang mengejar jalan diplomatik ke depan." [yy/sindonews]

Iran Tangkap Duta Besar Inggris karena Diduga Hasut Pengunjuk RasaFiqhislam.com - Pemerintah Iran secara singkat menahan duta besar (dubes) Inggris di Teheran pada Sabtu (11/1/2020). Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Dominic Raab, setelah sang Dubes Rob Macaire dilaporkan ditangkap selama protes terhadap rezim Iran.

"Penangkapan duta besar kami di Teheran tanpa alasan atau penjelasan adalah pelanggaran mencolok hukum internasional," kata Raab dalam sebuah pernyataan, setelah penahanan Rob Macaire, seperti dilaporkan AFP.

Raab memperingatkan bahwa Iran berada di persimpangan, dan harus memilih antara langkah menuju status sebagai negara kasta terendah paria atau mengambil langkah-langkah mengurangi ketegangan dan terlibat dalam jalur diplomatik ke depan.


Macaire ditangkap karena diduga "menghasut" pengunjuk rasa di Teheran terkait kecelakaan pesawat Ukrania yang menewaskan semua penumpang 176 orang, kebanyakan dari mereka warga negara Iran.

Macaire dibebaskan setelah sekitar satu jam.

Presiden Hassan Rouhani mengatakan, rudal ditembakkan ke pesawat itu karena kesalahan manusia, sehingga Boeing 737 jatuh. Dia juga menyebut tragedi itu kesalahan tak termaafkan.

"Pengakuan itu merupakan langkah awal yang penting," kata Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, kemarin.

"Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk mendukung keluarga empat korban Inggris dan memastikan mereka mendapatkan jawaban dan akhir yang layak," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Downing Street.

Johnson menambahkan, Inggris akan bekerja erat dengan Kanada, Ukraina, dan mitra internasional lainnya untuk memastikan penyelidikan internasional yang komprehensif, transparan, dan independen serta pemulangan mereka yang meninggal.

"Kecelakaan tragis ini hanya memperkuat pentingnya mengurangi ketegangan di kawasan itu," katanya.

"Sangat penting bahwa semua pemimpin sekarang mengejar jalan diplomatik ke depan." [yy/sindonews]

Dubes Inggris Bantah Terlibat Dalam Aksi Demonstrasi di Teheran

Dubes Inggris Bantah Terlibat Dalam Aksi Demonstrasi di Teheran


Fiqhislam.com - Duta Besar Inggris untuk Iran, Rob Macaire membantah terlibat, terlebih turut menggorganisir aksi demonstasi di Teheran. Macaire sempat ditahan otoritas Iran karena dituding turut menggorganisir aksi demonstrasi, terkait dengan tragedi pesawat Ukraina di Teheran.

Melalui akun Twitternya, Macaire mengatakan bahwa dia datang ke sebuah acara untuk menghormati para korban tragedi pesawat Ukraina dan bukan ke aksi demonstrasi.

"Terima kasih atas banyak pesan niat baik. Dapat mengonfirmasi bahwa saya tidak ikut serta dalam demonstrasi apa pun!" tegas Macaire, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (12/1/2020).

"Saya mendatangi sebuah acara yang diiklankan sebagai peringatan bagi para korban tragedi PS752. Normal untuk mau memberikan penghormatan, beberapa korban adalah orang Inggris. Saya pergi setelah 5 menit, ketika beberapa mulai menerikan slogan-slogan," sambungnya, merujuk pada pesawat Ukraina yang jatuh di Teheran.

Macaire kemudian mengatakan dia ditahan selama kurang lebih setengah jam. "Menangkap seorang diplomat adalah tindakan ilegal di semua negara," ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab mengecam penangkapan Macaire. Raab menuturkan, meskipun Macaire hanya ditahan selama beberapa jam, tapi tetap saja hal itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional. Terlebih, papar Raab, penangkapan itu dilakukan tanpa alasan yang jelas. [yy/sindonews]

AS Desak Iran Minta Maaf karena Tangkap Duta Besar Inggris

AS Desak Iran Minta Maaf karena Tangkap Duta Besar Inggris


Fiqhislam.com - Amerika Serikat (AS) menyerukan kepada Iran untuk meminta maaf karena menahan duta besar Inggris. Duta besar Inggris untuk Iran, Rob Macaire, ditangkap selama aksi protes terhadap rezim di Teheran, Sabtu (121/2020).

"Ini melanggar Konvensi Wina, di mana rezim (Iran) memiliki sejarah pelanggaran yang terkenal. Kami menyerukan rezim untuk secara resmi meminta maaf kepada Inggris karena melanggar hak-haknya dan untuk menghormati hak-hak semua diplomat," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Morgan Ortagus, seperti dilaporkan AFP.

Sebelumnya, Pemerintah Iran secara singkat menahan Rob Macaire. Macaire ditangkap karena diduga "menghasut" pengunjuk rasa di Teheran terkait kecelakaan pesawat Ukrania yang menewaskan semua penumpang 176 orang, kebanyakan dari mereka warga negara Iran.

Macaire dibebaskan setelah sekitar satu jam.

Inggris marah dan mengeluarkan peringatan atas penahanan tersebut.

"Penangkapan duta besar kami di Teheran tanpa alasan atau penjelasan adalah pelanggaran mencolok hukum internasional," kata Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab. [yy/iNews]

 

Tags: Iran | Soleimani | Ukraina