25 Rabiul-Akhir 1443  |  Selasa 30 Nopember 2021

basmalah.png

Indonesia Tegas Tolak Pernyataan AS soal Permukiman Yahudi di Tepi Barat Tidak Ilegal

Indonesia Tegas Tolak Pernyataan AS soal Permukiman Yahudi di Tepi Barat Tidak IlegalFiqhislam.com - Indonesia menolak tegas pernyataan Amerika Serikat yang menyatakan bahwa pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat tidak bertentangan dengan hukum internasional.

“Pernyataan ini jelas-jelas bertentangan dengan hukum internasional dan resolusi DK PBB terkait,” isi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri, Selasa (19/11/2019).

Rilis menyebutkan bahwa Indonesia secara konsisten menentang tindakan Israel membangun pemukiman ilegal di wilayah Palestina.



Pembangunan pemukiman ilegal merupakan de facto aneksasi dan menjadi penghalang upaya perdamaian berdasar solusi dua negara.

“Indonesia mendesak masyarakat internasional bersatu untuk terus memberikan dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina,” tambah pernyataan Kemenlu.

PBB juga menganggap permukiman Yahudi di daerah pendudukan sebagai ilegal di bawah hukum internasional. 

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan status Tepi Barat adalah sesuatu yang harus dinegosiasikan oleh warga Israel dan Palestina.

"Setelah mempelajari semua sisi dari debat hukum secara saksama, Amerika Serikat telah menyimpulkan pendirian pemukiman sipil Israel di Tepi Barat, pada dasarnya, tidak inkonsisten dengan hukum internasional," kata Pompeo melansir BBC.

"Menyebut permukiman sipil (yang dibuat Israel) melanggar hukum internasional tidak berhasil. Itu tidak mewujudkan perdamaian," tambahnya. [yy/okezone]