Inggris Kutuk Pembongkaran Permukiman Palestina oleh Israel


Fiqhislam.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas berbincang dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melalui telepon pada Kamis (16/8/2019) malam. Menurut kantor berita Palestina WAFA, keduanya membicarakan hubungan bilateral.

Dilaporkan Anadolu, Jumat (16/8/2019), diskusi itu dilakukan setelah Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan menyerukan untuk mengubah status quo Masjid Al Aqsa, di Yerusalem, untuk memungkinkan orang-orang Yahudi mengadakan ritual keagamaan di sana.

Johnson menegaskan kembali komitmen negaranya terhadap solusi dua negara.

Pemimin Inggris yang baru terpilih itu juga mengutuk pembongkaran permukiman Palestina oleh Israel, dan menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional.

Abbas pun menyambut dukungan Johnson untuk solusi dua negara. Dia juga menyatakan kesiapannya untuk bergerak maju dalam mencapai perdamaian sesuai dengan resolusi PBB.

Pemimpin Palestina itu juga berterima kasih kepada Inggris atas dukungan negara itu untuk Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). [yy/iNews]