27 Rabiul-Akhir 1443  |  Kamis 02 Desember 2021

basmalah.png

Israel dan Myanmar Menandatangani Perjanjian Manipulasi Buku Teks Sejarah

Israel dan Myanmar Menandatangani Perjanjian Manipulasi Buku Teks Sejarah


Fiqhislam.com - Rezim Israel dan Myanmar dilaporkan telah menandatangani perjanjian kerja sama mengenai program pendidikan termasuk kurikulum tentang pengajaran tentang Holocaust. Keterangan ini menurut Wakil Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Hotovely di Twitter pada Selasa (29/5/2018).

 

“Kami terus bekerja sama dengan teman-teman kami di seluruh dunia,” tulis Hotovely, mengacu pada tentara rezim Myanmar yang dituduh PBB telah melakukan pembersihan etnis Muslim Rohingya. Akibatnya ratusan ribu orang Rohingya yang selamat telah mengungsi ke Bangladesh.

“Kedua negara akan bekerja untuk mengembangkan dua kurikulum resmi untuk sekolah-sekolah di kedua negara untuk mengajarkan tentang Holocaust dan pelajarannya serta konsekuensi negatif dari intoleransi, rasisme, anti-Semitisme dan xenophobia,” surat kabar Haaretz melaporkan pada Rabu (30/5/2018).

Menurut laporan, Israel terus memasok senjata ke Myanmar meskipun ada tuduhan genosida. Persenjataan yang dijual ke Myanmar mencakup lebih dari 100 tank, senjata dan kapal perang yang digunakan untuk mengawasi perbatasan negara dan melakukan banyak tindakan kekerasan terhadap Rohingya. Hingga PBB mencurigai tentara rezim Myanmar telah melakukan pembersihan etnis. [yy/islampos]