24 Rabiul-Akhir 1443  |  Senin 29 Nopember 2021

basmalah.png

Israel Ingin Yordania Jadi Tanah Air Palestina, Ini Sikap Hamas

Israel Ingin Yordania Jadi Tanah Air Palestina, Ini Sikap Hamas


Fiqhislam.com - Raja Yordania Abdullah II menerima telepon dari Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh, Rabu (25/10). Keduanya terlibat pembahasan tentang kesepakatan rekonsiliasi yang tercapai antara dua faksi Palestina, Fatah dan Hamas. Selain itu keduanya juga membahas soal wacana Israel mengubah Yordania jadi tanah air alternatif warga Palestina.

Dalam kesempatan tersebut, Raja Abdullah II pertama-tama memberi selamat kepada Haniyah atas tercapainya rekonsiliasi. Menurutnya rekonsiliasi merupakan langkah penting untuk membentuk negara Palestina secara utuh dan mempertahankan hak-haknya di Yerusalem.

Ia mengatakan, akan terus mendukung upaya persatuan nasional Palestina. "Ini adalah prioritas bagi kami di Yordania dan harus tetap demikian untuk semua negara Arab dan Muslim untuk mengambil sikap yang terpadu," ujar Raja Adullah II, seperti dikutip laman The Jordan Times, Kamis (26/10).

Haniyah sendiri mengungkapkan Hamas telah bersedia menerapkan semua persyaratan dalam perjanjian rekonsiliasi. Harapannya adalah untuk mempercepat pembentukan pemerintahan nasional Palestina.

Hal ini perlu diungkapkan Haniyah kepada Raja Abdullah mengingat adanya suatu rencana Israel untuk mengubah Yordania menjadi tanah air alternatif bagi rakyat Palestina. Haniyah mengatakan pada Raja Abdullah II bahwa dia bersama Hamas tak akan menerima rencana tersebut. "Palestina adalah Palestina dan Yordania adalah Yordania, dan keamanan kita adalah satu," ujar Haniyeh.

Haniyah juga berterima kasih kepada Raja Abdullah dan Yordania atas kontribusi mereka melindungi dan menjaga Masjid Al Aqsha serta situs-situs umat Islam lainnya di Yerusalem. Ia menilai, hal itu sangat berarti, tidak hanya bagi Palestina, tapi juga seluruh umat Muslim.

Ia pun menegaskan sekali lagi bahwa Hamas akan terus bergerak maju mempersatukan faksi Palestina dengan cara memenuhi harapan serta aspirasi rakyat di dalamnya. [yy/republika]