23 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 28 Nopember 2021

basmalah.png

Bentrokan Antara Pasukan Irak dan Kurdi Terjadi di Kirkuk

Bentrokan Antara Pasukan Irak dan Kurdi Terjadi di Kirkuk


Fiqhislam.com - Bentrokan dilaporkan terjadi antara pasukan Irak dan pejuang Kurdi Irak, setelahBaghdad mengirim pasukan ke area yang dikuasai Kurdi di provinsiKirkuk.

Televisi milik pemerintah melaporkan bahwa pasukan Irak telah menguasai beberapa daerah, termasuk ladang minyak, namun pejabat Kurdi membantahnya.

Aksi saling tembak disebutkan telah terjadi di selatan kota Kirkuk.

Pemerintah AS mengatakan sangat prihatin dan mendesak dialog "sebagai pilihan terbaik untuk meredakan ketegangan".

Ketegangan antara kedua belah pihak mengenai masa depan Kurdistan Irak meningkat sejak warga Kurdi Irak memilih untuk merdeka dalam sebuah referendum pada September.

Baghdad ingin merebut kembali pangkalan udara dan ladang minyak yang diambil oleh pejuang Peshmerga Kurdi pada 2014 saat militan yang menyebut diri sebagai Negara Islam (ISIS) menguasai seluruh Irak utara dan mengalahkan tentara Irak.

Kirkuk bukan bagian dari wilayah otonom Irak Kurdistan.

Perundingan untuk membahas krisis pada hari Minggu (15/10) gagal menyelesaikan kebuntuan karena para pemimpin Kurdi menolak permintaan pemerintah Irak untuk menolak hasil referendum.

Pemerintah Irak sebelumnya mengatakan telah melakukan operasi untuk "pengamanan pangkalan" dan "instalasi federal".

Pasukan Irak maju bersama milisi Syiah yang didukung pemerintah di selatan kota Kirkuk dan bertujuan mengambil alih ladang minyak dan pangkalan udara, berdasarkan laporan pejabat Kurdi.

Seorang pejabat Pemerintah Regional Kurdistan mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa infrastruktur yang ditargetkan masih berada di bawah kendali Kurdi.

Hemin Hawrami, ajudan pemimpin Kurdi Massoud Barzani, sebelumnya mengatakan bahwa pemimpin Kurdi menolak "opsi militer" namun "siap untuk mempertahankan" kota tersebut melawan pasukan luar.

Juru bicara Pentagon Laura Seal mengatakan bahwa AS mendesak agar melawan "tindakan yang menyebabkan ketidakstabilan yang mengalihkan perhatian dari perang melawan [ISIS] dan selanjutnya mengganggu stabilitas Irak".

"Kami menentang kekerasan dari pihak manapun," kata Laura.

Baghdad sebelumnya menuduh pemerintah Kurdistan mengerahkan pejuang luar ke Kirkuk, termasuk dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang berbasis di Turki, yang mengatakan hal itu adalah sebuah deklarasi perang. Tetapi tuduhan ini disangkal Kurdi Irak.

Provinsi Kirkuk yang kaya minyak diklaim oleh Kurdi dan Baghdad, meskipun kedua belah pihak baru-baru ini bersatu dalam perang melawan ISIS. [yy/news.detik]

Tags: Kirkuk | Irak | Kurdi