25 Rabiul-Akhir 1443  |  Selasa 30 Nopember 2021

basmalah.png

AS Sebut Hizbul Mujahidin Kelompok Teroris

AS Sebut Hizbul Mujahidin Kelompok Teroris


Fiqhislam.com - Amerika Serikat menyebut Hizbul Mujahidin, kelompok bersenjata terbesar di Kashmir di bawah India, sebagai organisasi teroris asing. AS memberlakukan sanksi terhadap Hizbul Mujahidin termasuk pembekuan asetnya di AS.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan, Washington berusaha menghapuskan sumber daya yang dibutuhkan kelompok tersebut untuk melakukan serangan. "AS akan mengekspos upaya terorisme, mengisolasi organisasi dan individu, juga menolak akses mereka ke sistem keuangan AS," katanya seperti dilansir Aljazirah, Rabu, (16/8).

Hizbul Mujahidin adalah kelompok bersenjata pribumi terbesar yang berperang melawan pemerintah India di wilayah Himalaya sejak pemberontakan bersenjata terjadi pada tahun 1989. Pada bulan Juni, AS juga menyebut pemimpin Hizbul Mujahidin Syed Salahuddin, yang juga dikenal sebagai Mohammad Yusuf Shah sebagai teroris.

Pada bulan Juli 2016, pembunuhan pemimpin Hizbul Mujahidin, Burwan Wani memicu protes anti-India selama berbulan-bulan dimana puluhan orang meninggal.  Kashmir telah terbagi antara India dan Pakistan sejak akhir pemerintahan Inggris pada tahun 1947. Keduanya mengklaim wilayah yang disengketakan secara keseluruhan. [yy/republika]

 

Tags: Mujahidin | Teroris