30 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 05 Desember 2021

basmalah.png

Korut: Semua Daratan AS dalam Jangkauan Rudal Kami

Korut: Semua Daratan AS dalam Jangkauan Rudal Kami


Fiqhislam.com - Korea Utara (Korut) mengklaim semua daratan Amerika Serikat (AS) telah berada dalam jangkauan rudal balistik antarbenua miliknya. Menurut Korut, hal ini patut menjadi peringatan untuk AS.

Pemimpin Korut Kim Jong-un telah menyatakan, uji coba terakhir rudal balistik antarbenua milik negaranya telah berhasil. Ia pun menegaskan bahwa semua daratan AS mampu dijangkau oleh rudal tersebut.

"Pemimpin (Kim Jong-un) menyatakan dengan bangga bahwa tes rudal memastikan bahwa semua wilayah daratan AS berada dalam jangkauan mencolok (rudal) kami," kata kantor berita Korut, Korean Central News Agency (KCNA), seperti dikutip laman BBC, Sabtu (29/7).

KCNA melaporkan rudal balistik antarbenua yang dinyatakan mampu menjangkau daratan AS adalah Hwasong-14. Rudal ini merupakan model yang sama yang diuji Korut pada 3 Juli.

Terkait uji coba rudal Korut yang terakhir, Presiden AS Donald Trump mengatakan, hal tersebut hanya tindakan sembrono dan berbahaya dari rezim Korut. Cina juga mengecam uji coba rudal Korut. Negeri Tirai Bambu mendesak semua pihak yang berkepentingan untuk menahan diri dan menghindari ketegangan yang meningkat. [yy/republika]

Korut: Semua Daratan AS dalam Jangkauan Rudal Kami


Fiqhislam.com - Korea Utara (Korut) mengklaim semua daratan Amerika Serikat (AS) telah berada dalam jangkauan rudal balistik antarbenua miliknya. Menurut Korut, hal ini patut menjadi peringatan untuk AS.

Pemimpin Korut Kim Jong-un telah menyatakan, uji coba terakhir rudal balistik antarbenua milik negaranya telah berhasil. Ia pun menegaskan bahwa semua daratan AS mampu dijangkau oleh rudal tersebut.

"Pemimpin (Kim Jong-un) menyatakan dengan bangga bahwa tes rudal memastikan bahwa semua wilayah daratan AS berada dalam jangkauan mencolok (rudal) kami," kata kantor berita Korut, Korean Central News Agency (KCNA), seperti dikutip laman BBC, Sabtu (29/7).

KCNA melaporkan rudal balistik antarbenua yang dinyatakan mampu menjangkau daratan AS adalah Hwasong-14. Rudal ini merupakan model yang sama yang diuji Korut pada 3 Juli.

Terkait uji coba rudal Korut yang terakhir, Presiden AS Donald Trump mengatakan, hal tersebut hanya tindakan sembrono dan berbahaya dari rezim Korut. Cina juga mengecam uji coba rudal Korut. Negeri Tirai Bambu mendesak semua pihak yang berkepentingan untuk menahan diri dan menghindari ketegangan yang meningkat. [yy/republika]

Peringatkan Korut, AS Terbangkan Jet Pengebom Supersonik

Peringatkan Korut, AS Terbangkan Jet Pengebom Supersonik


Peringatkan Korut, AS Terbangkan Jet Pengebom Supersonik


Fiqhislam.com - Angkatan Udara Amerika Serikat  menerbangkan dua pesawat pengebom B-1B di atas semenanjung Korea dalam sebuah pertunjukan setelah uji coba rudal Korea Utara baru-baru ini, Ahad, (30/7).

Sebelumnya, Korea Utara mengaku telah melakukan uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) pada Jumat untuk  membuktikan kemampuannya dalam  menyerang daratan Amerika.

Presiden AS Donald Trump mengecam keras hal ini. Penerbangan pesawat pembom B-1B, yang dilakukan pada Sabtu merupakan tanggapan langsung terhadap uji coba rudal Hwansong-14 Korut pada 3 Juli sebelumnya.

Pesawat pengebom tersebut berangkat dari pangkalan udara AS di Guam dan bergabung dengan jet tempur Jepang dan Korea Selatan selama latihan tersebut. "Korea Utara tetap menjadi ancaman yang paling mendesak bagi stabilitas regional, " ujar Komandan Pasukan Udara Pasifik, Terrence J. O'Shaughnessy, Ahad, (30/7).

"Jika dipanggil, pihaknya siap untuk menanggapi dengan cepat, mematikan, dengan kekuatan yang luar biasa pada satu waktu dan tempat yang kita pilih."

AS dulu menggunakan pesawat pengebom  supersonik B1-B untuk menunjukkan kekuatannya pada Korut yang melakukan uji coba rudal.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un secara pribadi mengawasi peluncuran uji coba rudal tengah malam pada Jumat malam lalu.  Ia mengatakan, uji coba rudal adalah peringatan keras bagi Amerika jika mereka tidak bisa menghindari kehancuran jika mereka mencoba menyerang Korut.

Kantor berita resmi  Korut, KCNA menyiarkan gambar peluncuran rudal tersebut. Menunjukkan rudal tersebut lepas landas dalam ledakan yang berapi-api saat kegelapan malam.Terlihat Kim bersorak dengan ajudan militernya senang dengan peluncuran rudal tersebut.

Cina yang merupakan sekutu utama Korut menentang peluncuran rudal Korut. Menurutnya, peluncuran rudal Korut melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dirancang untuk mengekang program nuklir dan rudal Pyongyang. [yy/republika]

 

Tags: Rudal | Korut