15 Jumadil-Akhir 1443  |  Selasa 18 Januari 2022

basmalah.png

BERITA INTERNASIONAL

Kembali Tegang, Jerman Kaji Hubungan dengan Turki

Kembali Tegang, Jerman Kaji Hubungan dengan Turki


Fiqhislam.com - Otoritas Jerman berniat mengkaji hubungan bilateral dengan Turki yang terus bermasalah. Hal ini dilakukan setelah otoritas Turki menahan enam aktivis HAM, termasuk satu aktivis dari Jerman.

Seperti dilansir AFP, Kamis (20/7/2017), otoritas Jerman bersumpah mengambil langkah tegas yang berdampak pada sektor pariwisata dan investasi di Turki. Hubungan Jerman dengan Turki semakin memburuk dalam beberapa waktu terakhir. Terutama setelah percobaan kudeta untuk melengserkan Presiden Recep Tayyip Erdogan digagalkan tahun lalu.

Pekan ini, Kementerian Luar Negeri Jerman meningkatkan level imbauan perjalanan (travel advisory) bagi warganya yang akan pergi ke Turki. Jerman memperingatkan bahwa pemerintah tidak bisa menjamin keselamatan setiap warganya yang ada di Turki, di tengah maraknya penangkapan massal.

Jerman menyebut penangkapan massal itu sebagai tindakan 'sewenang-wenang' otoritas Turki.

Menteri Luar Negeri Jerman, Sigmar Gabriel, tidak biasanya melontarkan pernyataan keras terhadap Erdogan, yang tergolong tidak biasa. Gabriel menuding Erdogan semakin memperburuk krisis, padahal Jerman telah berulang kali berusaha meredakan ketegangan via dialog.

Tidak hanya itu, Gabriel juga menuding Erdogan berupaya membungkam 'setiap suara kritis' yang muncul dengan penangkapan massal.

Lebih lanjut, Gabriel menyatakan Jerman akan mengkaji jaminan negara untuk investasi asing di Turki dan mendorong kalangan bisnis untuk tidak berinvestasi di negara itu. Gabriel juga menyatakan Jerman akan mengkaji dukungan untuk Turki, yang keanggotaannya masih berproses di Uni Eropa.

Dituturkan Gabriel, bahwa Jerman masih ingin membangun kembali hubungan yang baik dengan Turki. Dia pun mendesak pemerintahan Erdogan untuk 'kembali ke nilai-nilai Eropanya'. Dalam pernyataannya, Gabriel menegaskan dirinya berbicara mewakili pemerintahan koalisi Jerman, yang dipimpin oleh Kanselir Angela Merkel.

Otoritas Jerman telah memanggil Duta Besar Turki di Berlin untuk memprotes penangkapan enam aktivis HAM itu. Terdapat Ketua Amnesty International Turki, Idil Eser, dan aktivs HAM Jerman Peter Steudtner di antara mereka yang ditangkap otoritas Turki. Namun Turki malah menyebut Jerman telah mencampuri urusan hukum di Turki. [yy/news.detik]

 

Tags: Jerman | Turki