24 Syawal 1443  |  Kamis 26 Mei 2022

basmalah.png

Putra Trump Buka Mulut Soal Pertemuannya dengan Orang Rusia


Fiqhislam.com - Putra Presiden Amerika Serikat, Trump Jr memberikan keterangan mengenai isu keterkaitan Rusia dengan kampanye kepresidenan ayahnya pada tahun lalu. Dalam sebuah pernyataan pada Ahad (9/7) waktu setempat, ia menyebutkan seorang kenalannya mengatakan kepadanya bahwa ada seseorang yang meminta bertemu dengannya karena memiliki informasi yang berguna untuk kampanye tersebut.

“Saya tidak diberi tahu namanya sebelum pertemuaan, saya meminta Jared (Kushner) dan Paul (Manafort) untuk hadir, namun tidak memberi tahu mereka apa-apa tentang substansi (pertemuan) tersebut,” kata Trump Jr seperti dikutip BBC, Senin (10/7).

“Setelah berbasa-basi, wanita tersebut menyatakan bahwa dia memiliki informasi bahwa individu yang terhubung dengan Rusia menanai Komite Nasional Demokrat dan mendukung Clinton. Pernyataannya tidak jelas, ambigu dan tidak masuk akal, tidak ada rincian atau informasi pendukung yang diberikan atau bahkan ditawarkan, dengan cepat menjadi jelas bahwa dia tidak memiliki informasi yang berarti.”

Trump Jr kemudian mengatakan bahwa wanita tersebut, Natalia Veselnitskaya, mengalihkan pembicaraan ke sebuah program yang ditangguhkan agar orang AS mengadopsi anak-anak Rusia. “Menjadi jelas bagi saya bahwa ini adalah agenda sebenarnya selama ini dan bahwa klaim informasi yang berpotensi membantu adalah dalih untuk pertemuan tersebut,” ujarnya.

Ini adalah pertama kalinya tampaknya ada bukti langsung bahwa tiga orang di lingkaran dalam Presiden AS Donald trump bertemu dengan orang Rusia yang terhubung dengan baik sebelum pemilihan presiden. Termasuk kemungkinan informasi yang merusak tentang kandidat Demokrat Hillary Clinton telah dibahas.

Presiden Trump telah menyangkal bahwa ada sesuatu yang relevan yang keluar dari pertemuan tersebut. Tapi itu juga tidak penting, maksud pertemuannya adalah kuncinya, dan ini mungkin hanya merupakan satu dari teka-teki yang tak layak.

Ini juga berita yang mengganggu bagi dua tokoh lainnya, yaitu menantunya Jared Kushner dan ketua kampanyenya Paul J Manafort. Di mana mereka sendiri terlibat dalam kontroversi terkait Rusia.

Pada Mei lalu  Trump bersikeras bahwa dia tidak berkolusi dengan pihak Rusia, “tapi saya hanya bisa berbicara untuk diri saya sendiri,” katanya.

Dan sekarang tiga orang tersebut, jika New York Times benar, menjadi hal yang menggemparkan pers. Tim Trump sepertinya tidak bisa lolos dari pusaran yang suram berputar di bawah permukaan dan menarik semua orang ke bawah.

Tidak ada komentar langsung dari Kushner maupun Manafort. Pengacara Kushner mengatakan bahwa sebelumnya dia telah mengungkapkan pertemuan itu mengenai izin keamanan. Seorang juru bicara tim hukum Presiden Trump pada Ahad bahwa Trump tidak mengetahui dan tidak menghadiri pertemuan dengan Veselnitskaya pada 2016. [yy/republika]