23 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 28 Nopember 2021

basmalah.png

Ada Hadiah, Militer Filipina Yakin Tumpas Abu Sayyaf dalam 3 Bulan

Ada Hadiah, Militer Filipina Yakin Tumpas Abu Sayyaf dalam 3 Bulan


Fqhislam.com - Militer Filipina yakin dapat menghancurkan kelompok Abu Sayyaf dalam waktu dekat, setelah pejabat lokal menawarkan hadiah untuk informasi terkait kelompok militan itu. Cara ini dinilai telah memberikan hasil yang nyata dalam upaya pemberantasan Abu Sayyaf.

Pejabat lokal di Sulu mengumumkan pemberian hadiah untuk informasi mengenai kelompok Abu Sayyaf di pulau itu. Hal ini dilakukan setelah informasi yang diberikan oleh penduduk desa dan pejabat lokal telah membantu dalam pembebasan sandera dan operasi militer terhadap kelompok militan itu.

“Beberapa pejabat lokal, yang ingin namanya dirahasiakan karena alasan keamanan, juga memberikan hadiah kepada konstituen mereka untuk memberikan informasi mengenai lokasi korban penculikan dan lokasi kelompok Abu Sayyaf,” kata Komandan Komando Mindanao Barat Letnan Jenderal (Letjen) Carlito Galvez Jr. sebagaimana dilansir dari Philstar, Minggu (9/4/2017).

Letjen Galvez tidak merinci mekanisme pemberian hadiah yang digunakan, tetapi dia mengatakan cara itu telah membuahkan hasil.

Pekan lalu, dengan mengikuti informasi dari penduduk desa tentara Filipina bentrok dengan militan Abu Sayyaf. Dalam baku tembak selama sekira tiga jam, pasukan Filipina berhasil menewaskan 10 militan meski 32 tentara mereka mengalami luka-luka.

Dia juga mengatakan, saat ini Abu Sayyaf telah memisah-misahkan para sandera mereka dan keluar dari sarangnya untuk menghindari pasukan pemerintah. Hal ini, kata Galvez, menunjukkan bahwa mereka telah kehilangan wilayah dan pergerakannya semakin terbatas.      

Dengan hasil tersebut, militer Filipina yakin dapat menghabisi kelompok Abu Sayyaf dalam jangka tiga bulan ke depan. Presiden Rodrigo Duterte telah memerintahkan untuk menghancurkan para militan dan menyelamatkan semua sandera yang saat ini ditahan. [yy/sindonews]

 

Tags: sayyaf | filipina