30 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 05 Desember 2021

basmalah.png

Prancis Sebut Suriah Terapkan Perang Total di Aleppo


Fiqhislam.com - Prancis mengatakan, Suriah dan sekutunya saat ini telah menjalankan perang total di Aleppo. Hal ini, menurut Paris, bisa terjadi karena masih belum pastinya kebijakan yang akan diambil pemerintah baru Amerika Serikat (AS), yang akan resmi terbentuk Januari mendatang.

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Marc Ayrault dalam sidang kabinet mengatakan, pemerintah Prancis beserta seluruh sekutunya harus menjatuhkan sanksi baru yang lebih berat kepada Damaskus atas apa yang mereka lakukan di Aleppo.

Ayrault, di kesempatan yang sama juga mengatakan, negara-negara sekutu Prancis yang menentang pemerintahan Bashar al-Assad akan segera bertemu untuk membahas situasi terbaru di Suriah dan mungkin akan membahas mengenai penjatuhan sanksi baru.

"Hari ini satu juta orang terkepung pertempuran. Bukan hanya di Aleppo, tapi di Homs, Ghouta dan Idlib, dan itulah realitas situasi di Suriah," kata Ayrault, seperti dilansir Al Jazeera pada Kamis (14/11).

"Prancis akan mengambil inisiatif untuk menghadapi strategi perang total oleh rezim dan sekutunya, yang mengambil keuntungan dari ketidakpastian politik yang terjadi di AS saat ini," sambungnya. [yy/sindonews]


Fiqhislam.com - Prancis mengatakan, Suriah dan sekutunya saat ini telah menjalankan perang total di Aleppo. Hal ini, menurut Paris, bisa terjadi karena masih belum pastinya kebijakan yang akan diambil pemerintah baru Amerika Serikat (AS), yang akan resmi terbentuk Januari mendatang.

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Marc Ayrault dalam sidang kabinet mengatakan, pemerintah Prancis beserta seluruh sekutunya harus menjatuhkan sanksi baru yang lebih berat kepada Damaskus atas apa yang mereka lakukan di Aleppo.

Ayrault, di kesempatan yang sama juga mengatakan, negara-negara sekutu Prancis yang menentang pemerintahan Bashar al-Assad akan segera bertemu untuk membahas situasi terbaru di Suriah dan mungkin akan membahas mengenai penjatuhan sanksi baru.

"Hari ini satu juta orang terkepung pertempuran. Bukan hanya di Aleppo, tapi di Homs, Ghouta dan Idlib, dan itulah realitas situasi di Suriah," kata Ayrault, seperti dilansir Al Jazeera pada Kamis (14/11).

"Prancis akan mengambil inisiatif untuk menghadapi strategi perang total oleh rezim dan sekutunya, yang mengambil keuntungan dari ketidakpastian politik yang terjadi di AS saat ini," sambungnya. [yy/sindonews]

AS Merapat ke Rusia Soal Suriah?

AS Merapat ke Rusia Soal Suriah?


AS Merapat ke Rusia Soal Suriah?


Fiqhislam.com - Amerika Serikat (AS) diyakini akan memperkuat hubungan dengan Rusia. Hal ini ditandai dengan pertemuan antara putra dari presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump dengan seorang politikus Suriah yang juga sekutu Rusia. Pertemuan digelar di Paris, Prancis beberapa waktu lalu.

Donald Trump Jr hadir dalam pertemuan di Paris Ritz pada 11 Oktober lalu. Acara itu diadakan oleh Randa Kassis yang selama ini menjadi bagian dari kelompok pro rezim Suriah.

Kassis menjadi pendukung transisi politik Suriah dan bekerja sama dengan presiden negara itu, Bashar Al Assad. Ia juga menginginkan intervensi Rusia yang begitu kuat untuk menyelesaikan konflik lima tahun yang terjadi di salah satu negara di Timur Tengah itu.

"Intervensi Rusia dilakukan untuk menyelamatkan negara kami, semua demi masa depan Suriah. Permasalahan di sini hanyalah Anda tidak mengetahui Rusia," ujar Kassis seperti dilansir the Guardian, Kamis (24/11).

Ia juga mengatakan, banyak orang yang tidak memahami Rusia. Pihak-pihak dari negara lain tak jarang hanya memandang Rusia melakukan intervensi untuk melawan oposisi di Suriah.

Sementara itu, Bassam Barabandi mantan diplomat Suriah yang membelot dari rezim Assad dan kini berbasis di AS mengatakan organisasi yang dipimpin Kassis tak memiliki dukungan luas. Ia disebut sebagai oposisi yang berkhianat dan tak ada satupun orang di negara itu yang mengakui eksistensi dirinya. [yy/republika]

Hanya 30 Dokter yang Tersisa di Aleppo

Hanya 30 Dokter yang Tersisa di Aleppo


Hanya 30 Dokter yang Tersisa di Aleppo


Fiqhislam.com - Penasihat kemanusiaan PBB Jan Egeland mengatakan hanya ada 30 dokter yang tersisa di timur kota Aleppo di mana terdapat lebih dari 250.000 warga sipil di wilayah itu.

“Ini situasi yang dramatis di Aleppo, baik barat, yang dikendalikan oleh pemerintah, dan khususnya Timur yang dikuasai pejuang oposisi,” kata Egeland.

“Makanan telah habis dan sektor medis harus menerima beban begitu banyak warga sipil yang terluka,” dia menambahkan.

Pejuang oposisi dan kelompok pemantau mengatakan puluhan orang telah tewas pekan ini pada saat serangan udara dan penembakan, termasuk di rumah sakit, berlanjut setelah jeda empat minggu.

Egeland mengatakan PBB memiliki rencana empat poin untuk Aleppo, yang melibatkan pemberian bantuan pasokan ke rumah sakit dan warga sipil, mengevakuasi warga yang terluka untuk mendapatkan tenaga medis.

“Kami memiliki masalah yang tak terbatas dalam memberikan bantuan kepada penduduk sipil,” Egeland menambahkan. [yy/islampos]

Aleppo Kehabisan Kantong Jenazah

Aleppo Kehabisan Kantong Jenazah


Aleppo Kehabisan Kantong Jenazah


Fiqhislam.com - Petugas penyelamat dari The White Helmets di Aleppo mengatakan, mereka kehabisan kantong jenazah setelah pasukan Suriah dan Rusia kembali melakukan serangan udara dengan brutal. Hal ini kian menyulitkan petugas yang sedang berjuang menyelamatkan warga sipil dari ledakan bom.

"Ini adalah bencana yang mengepung Aleppo. Penyerangan dilakukan dengan setiap jenis senjata yang belum pernah terjadi sebelumnya," ujar petugas The White Helmets seperti dikutip dari The Independent.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, bom barel, mortir, dan banyak senjata lainnya digunakan untuk menyerang Aleppo timur di sepanjang malam. Sementara WHO menegaskan, semua rumah sakit di Aleppo timur sementara tidak dapat digunakan untuk beberapa hari.

"Orang-orang pergi tidur dengan suara bom dan terbangun karena suara bom," ujar kepala Observatorium, Rami Abdel Rahman.

Sebelumnya serangan udara Suriah menargetkan fasilitas medis terakhir di Aleppo timur, yaitu Rumah Sakit Omar Bin Abdul Aziz. Setidaknya 27 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam serangan itu. Dilaporkan ada dua dokter rumah sakit yang juga tewas. [yy/atjehcyber]

 

Tags: aleppo | assad | suriah