24 Syawal 1443  |  Kamis 26 Mei 2022

basmalah.png

Irak Resmi Larang Alkohol


Fiqhislam.com - Parlemen Irak telah melakukan pemungutan suara untuk melarang penjualan, impor dan produksi alkohol, Sabtu (22/10). Pendukung larangan menyebut ketersediaan alkohol tidak konstitusional dan bertentangan dengan hukum Islam.

Sementara pihak yang tidak setuju mengatakan konstitusi telah menjamin kebebasan beragama bagi kelompok minoritas, seperti Kristiani. Mereka mengatakan akan mengajukan banding untuk melawan putusan di pengadilan.

Seorang pejabat mengatakan larangan tersebut adalah pencapaian lain dari konservatif. Sejak jatuhnya Saddam Hussein, aktivitas melawan hukum Islam terus dibombardir serangan. Sejumlah toko penjual minuman keras di Baghdad dan kota lainnya sering jadi bulan-bulanan massa. Minuman beralkohol saat ini sudah tidak ada lagi di restoran maupun hotel.

Koresponden BBC mengatakan konsumsi alkohol lebih sering dilakukan di toko-toko kecil atau bar. Larangan kali ini menjadi salah satu sorotan baru ketika dunia terpaku pada pertempuran merebut Mosul. [yy/republika]