22 Rabiul-Akhir 1443  |  Sabtu 27 Nopember 2021

basmalah.png

Iran Tingkatkan Pasokan Senjata ke Houthi || AS Diam-diam Gempur Houthi

Iran Tingkatkan Pasokan Senjata ke Houthi


Iran Tingkatkan Pasokan Senjata ke Houthi


Fiqhislam.com - Pejabat Amerika Serikat (AS) dan Bareta mengatakan Iran telah meningkatkan pasokan senjata ke kelompok pemberontak Yaman, Houthi. Perkembangan terakhir ini menjadi ancaman dan akan memperpanjang serta mengintesifkan perang yang telah berjalan selama 19 bulan di Yaman.

Pejabat tersebut mengatakan pengiriman senjata ke Houthi telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, termasuk rudal dan senjata kecil. "Banyak aktivitas penyelundupan baru-baru ini melaui Oman, tetangga Yaman, termasuk melalui rute darat yang mengambil keuntungan dari keroposnya pernjagaan di perbatasan kedua negara," katanya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (20/10/2016).

Hal ini membuat Washington bingung, yang memandang negara sebagai lawan strategis dan sekutu di wilayah yang dilanda konflik. Seorang pejabat senior AS mengatakan bahwa Washington telah memberitahukan keprihatinan atas hal itu kepada Oman, tanpa mengungkapkan secara jelas kapan hal itu dilakukan.

"Kami khawatir dengan aliran senjata dari Iran ke Yaman baru-baru ini dan kekhawatiran itu telah disampaikan kepada mereka yang mempertahankan hubungan dengan Houthi, termasuk pemerintah Oman," kata pejabat itu.

Namun Oman menyangkal laporan penyelundupan senjata di perbatasan. Pejabat daerah Yaman mengatakan Oman tidak terlibat aktif dalam penyelundupan melainkan menutup mata dan gagal untuk menindak secara agresif aksi penyelundupan itu.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Saudi Okaz pekan lalu, Menteri Luar Negeri Oman Yousef bin Alwi mengatakan: "Tidak ada kebenaran dari kabar ini. Tidak ada senjata yang telah menyeberangi perbatasan kami dan kami siap untuk mengklarifikasi kecurigaan apapun jika mereka muncul," katanya

Houthi memperoleh senjata ketika seluruh divisi militer yang mendukung mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh memihak kepada mereka pada awal perang tahun lalu. Namun Arab Saudi dan pemerintah Yaman di pengasingan mengatakan mereka juga menerima sejumlah besar senjata dan amunisi dari Iran. Teheran memandang Houthi sebagai otoritas yang sah di Yaman, namun membantah memasok senjata bagi mereka. [yy/sindonews]