25 Rabiul-Akhir 1443  |  Selasa 30 Nopember 2021

basmalah.png

Erdogan: Hubungan Turki-Mesir Segera Membaik jika Mursi Dibebaskan

Erdogan: Hubungan Turki-Mesir Segera Membaik jika Mursi Dibebaskan


Fiqhislam.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa hubungan antara Pemerintah Turki dan Mesir dapat segera membaik dengan syarat mantan Presiden Mohamed Morsi dan sekutu-sekutunya dibebaskan dari tahanan penjara.

Dalam sebuah wawancara oleh stasiun televisi Saudi, Presiden Erdogan mengatakan bahwa Pemerintah Mesir saat ini merupakan hasil dari kudeta militer. Tindakan ini jelas bertentangan dengan legitimasi di Mesir. Karena itu, situasi di Mesir harus segera diperbaiki dan demokrasi harus dibuka bagi semua orang. Demikian sebagaimana dilansir Memo, Selasa (4/10/2016).

Karena itu, Presiden Erdogan menegaskan bahwa normalisasi hubungan bilateral antar Turki dan Mesir adalah tergantung pada pembebasan mantan Presiden Mohamed Morsi dan para pendukungnya. Menurut Erdogan, Presiden Abdel Fattah Al-Sisi adalah menteri pertahanan di bawah mantan penguasa Presiden Mohamed Morsi.

Pada kesempatan itu, Erdogan tidak ragu-ragu mengkritik Presiden Al Sisi. Menurutnya, penggulingan kekuasaan yang dilakukan presiden saat ini adalah hal yang tidak dapat diterima. Presiden Morsi dipilih oleh 52 persen rakyat Mesir. Padahal, selama ini Turki dan Mesir menjalin hubungan yang erat dan kuat. Namun, hubungan kedua negara akan kembali normal jika Morsi dan pendukungnya dibebaskan.

"Perkembangan hubungan dagang dengan Mesir akan menjadi langkah positif bagi Turki. Namun, negosiasi dengan pihak Mesir tidak mungkin dengan partisipasi pribadi saya dari sudut pandang moral," ujar Presiden Turki. [yy/okezone]

 

Tags: morsi | mesir | ikhwanul