23 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 28 Nopember 2021

basmalah.png

WikiLeaks Ungkap Keterlibatan Duterte dalam Pembunuhan Massal Davao

WikiLeaks Ungkap Keterlibatan Duterte dalam Pembunuhan Massal DavaoFiqhislam.com - Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte kembali menjadi sorotan. Kali ini bocoran kawat diplomatik rahasia mengungkap keterlibatannya dalam pembunuhan massal di Davao. Sebelumnya mantan algojo Davao Death Squad, Edgar Matobato, mengakui sejumlah perintah Digong –sapaan akrab Duterte– saat menjabat sebagai Wali Kota Davao.

Kawat diplomatik bertanggal 8 Mei 2009 itu dibocorkan oleh WikiLeaks pada Minggu 25 September 2016. Kawat diplomatik ditulis oleh mantan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Filipina, Kristie Kenney, dengan mengutip pernyataan Direktur Regional Komisi Hak Asasi Manusia (CHR) Alberto Sipaco Junior.

Dokumen yang diberi judul ‘Wali Kota Akui Keterlibatan’ tersebut mengungkap pengakuan Duterte kepada Sipaco usai bertemu secara rahasia. Mantan pengacara itu mengetahui perihal serangkaian pembunuhan dan mengaku mengizinkan tindakan keji tersebut.

“Sipaco yang merupakan teman lama meminta Duterte menghentikan pembunuhan terhadap para kriminal. Dalam percakapan itu, Sipaco meminta Duterte melakukan metode lain untuk mengurangi angka kriminalitas seperti rehabilitasi,” tulis Kenney, seperti dimuat Asian Correspondent, Senin (26/9/2016). [yy/okezone]

 

Tags: WikiLeaks | davao | duterte