30 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 05 Desember 2021

basmalah.png

Bom New York, FBI Memburu Ahmad Khan Rahami || Bomber Mengaku Seorang Gay || Netizen Pro ISIS Rayakan Bom New York || Bom Guncang New Jersey

Ledakan Bom New York, FBI Memburu: Ahmad Khan Rahami


Ledakan Bom New York, FBI Memburu: Ahmad Khan Rahami


Fiqhislam.com - Kepolisian New York, Amerika Serikat (AS), mengidentifikasi satu tersangka terkait ledakan bom panci presto di distrik Chelsea, Manhattan, pada Sabtu (17/9) malam. Tersangka itu disebut bernama Ahmad Khan Rahami yang berusia 28 tahun.

"DICARI: Ahmad Khan Rahami, 28, terkait ledakan di Chelsea (New York)," demikian bunyi kicauan Kepolisian New York atau NYPD dalam akun Twitter-nya, @NYPDnews, seperti dikutip detikcom, Senin (19/9/2016).

Kicauan yang sama juga disampaikan akun Twitter kantor Wali Kota New York, @NYCMayorsOffice. Biro Investigasi Federal (FBI) juga merilis poster Daftar Pencarian Orang (DPO) bagi Rahami, yang menyebut lebih jelas ciri-cirinya.

Disebutkan, Rahami berusia 28 tahun, berambut, bermata dan berjanggut cokelat. Dia disebutkan tinggal di kawasan Elizabeth, New Jersey dan disebutkan kemungkinan bersenjata dan berbahaya. Sedangkan dilansir media Inggris BBC, Rahami disebut sebagai warga negara naturalisasi AS yang berasal dari Afghanistan.

Sedangkan Wali Kota New York Bill de Blasio dalam Twitternya, @BilldeBlasio, me-retweet foto DPO Rahami dan mencuitkan, "Hal terpenting adalah menangkap orang ini segera dan tetaplah kuat dan waspada".

Ledakan yang terjadi di distrik Chelsea, tepatnya di antara 23rd Street dan 6th Avenue, berasal dari bom panci presto yang ditempatkan di dalam atau di dekat tempat pembuangan sampah. Usai ledakan terjadi pada Sabtu (17/9) pukul 20.30 waktu setempat, polisi menemukan bom panci presto lainnya di lokasi berjarak empat blok dari lokasi ledakan. Terdapat kabel hitam yang menjulur keluar dari panci presto itu.

Terkait dengan ledakan dan temuan bom panci presto itu, kepolisian AS memburu seorang pria terekam CCTV sedang menarik sebuah duffel bag atau tas berbentuk silinder, yang memiliki roda di bagian bawahnya, di dekat lokasi ledakan di West 23rd Street sekitar 40 menit sebelum ledakan.

Selang 10 menit setelah ledakan terjadi, pria yang sama terekam CCTV di West 27th Street. Pria itu terlihat masih menarik duffel bag yang sama. Dalam rekaman CCTV, pria yang sama meninggalkan duffel bag yang dibawanya di lokasi polisi menemukan bom panci presto yang belum meledak.

Belum diketahui pasti apakah Rahami merupakan pria yang terekam CCTV itu. [yy/atjehcyber]

Ledakan Bom New York, FBI Memburu: Ahmad Khan Rahami


Ledakan Bom New York, FBI Memburu: Ahmad Khan Rahami


Fiqhislam.com - Kepolisian New York, Amerika Serikat (AS), mengidentifikasi satu tersangka terkait ledakan bom panci presto di distrik Chelsea, Manhattan, pada Sabtu (17/9) malam. Tersangka itu disebut bernama Ahmad Khan Rahami yang berusia 28 tahun.

"DICARI: Ahmad Khan Rahami, 28, terkait ledakan di Chelsea (New York)," demikian bunyi kicauan Kepolisian New York atau NYPD dalam akun Twitter-nya, @NYPDnews, seperti dikutip detikcom, Senin (19/9/2016).

Kicauan yang sama juga disampaikan akun Twitter kantor Wali Kota New York, @NYCMayorsOffice. Biro Investigasi Federal (FBI) juga merilis poster Daftar Pencarian Orang (DPO) bagi Rahami, yang menyebut lebih jelas ciri-cirinya.

Disebutkan, Rahami berusia 28 tahun, berambut, bermata dan berjanggut cokelat. Dia disebutkan tinggal di kawasan Elizabeth, New Jersey dan disebutkan kemungkinan bersenjata dan berbahaya. Sedangkan dilansir media Inggris BBC, Rahami disebut sebagai warga negara naturalisasi AS yang berasal dari Afghanistan.

Sedangkan Wali Kota New York Bill de Blasio dalam Twitternya, @BilldeBlasio, me-retweet foto DPO Rahami dan mencuitkan, "Hal terpenting adalah menangkap orang ini segera dan tetaplah kuat dan waspada".

Ledakan yang terjadi di distrik Chelsea, tepatnya di antara 23rd Street dan 6th Avenue, berasal dari bom panci presto yang ditempatkan di dalam atau di dekat tempat pembuangan sampah. Usai ledakan terjadi pada Sabtu (17/9) pukul 20.30 waktu setempat, polisi menemukan bom panci presto lainnya di lokasi berjarak empat blok dari lokasi ledakan. Terdapat kabel hitam yang menjulur keluar dari panci presto itu.

Terkait dengan ledakan dan temuan bom panci presto itu, kepolisian AS memburu seorang pria terekam CCTV sedang menarik sebuah duffel bag atau tas berbentuk silinder, yang memiliki roda di bagian bawahnya, di dekat lokasi ledakan di West 23rd Street sekitar 40 menit sebelum ledakan.

Selang 10 menit setelah ledakan terjadi, pria yang sama terekam CCTV di West 27th Street. Pria itu terlihat masih menarik duffel bag yang sama. Dalam rekaman CCTV, pria yang sama meninggalkan duffel bag yang dibawanya di lokasi polisi menemukan bom panci presto yang belum meledak.

Belum diketahui pasti apakah Rahami merupakan pria yang terekam CCTV itu. [yy/atjehcyber]

Bomber Manhattan NYC Mengaku Seorang Gay

Bomber Manhattan NYC Mengaku Seorang Gay


Bomber Manhattan NYC Mengaku Seorang Gay


Fiqhislam.com - Depatemen Kepolisian New York menyelidiki akun yang mengunggah tulisan di jejaring sosial Tumblr terkait peristiwa ledakan yang terjadi di kota itu, Sabtu lalu(17/9). Diduga, tulisan yang berjudul I Am The NY Bomber itu dibuat secara langsung oleh pelaku.

Dalam tulisan yang diunggah di Tumblr, akun itu menuliskan bahan peledak yang digunakan di New York adalah buatannya. Beberapa perangkat diledakkan hanya sebagai uji coba, namun dinilai gagal. "Saya tidak akan membuat kesalahan yang sama untuk selanjutnya," dikutip dari tulisan di Tumblr, dilansir Belfast Telegraph, Senin (19/9).

Dalam keterangan yang dijelaskan oleh penulis, ia mengaku sebagai seorang gay. Ia melakukan serangan bom karena tidak tahan mendapat ejekan dari masyarakat di sekitarnya.

"Saya tidak tahan hidup di dunia di mana homoseksual seperti saya dan mereka yang tergabung dalam komunitas LGBT dipandang rendah," tulisnya.

Sebelumnya, Gubernur New York, Andrew Cuomo mengatakan, ledakan yang mengguncang distrik Chelsea, Manhattan nampaknya tidak terkait dengan organisasi terorisme internasional. Hal ini dilihat dari bukti-bukti yang ada.

Ia juga menjelaskan saat ini sekitar 1.000 petugas tambahan telah dikerahkan di lingkungan sekitar lokasi kejadian. Salah satunya adalah di sisi barat Manhattan, yang selama ini terkenal dikunjungi banyak orang karena memiliki tempat wisata seperti galeri seni. [yy/atjehcyber]

Netizen Pro ISIS Rayakan Bom New York

Netizen Pro ISIS Rayakan Bom New York


Netizen Pro ISIS Rayakan Bom New York


Fiqhislam.com - Para pendukung ISIS tidak berlama-lama untuk 'merayakan' ledakan keras yang terjadi di kawasan Chelsea, New York, dan telah melukai setidaknya 29 orang.

Padahal, penyidikan belum tuntas dan belum ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab.

Dikutip dari Vocativ pada Senin (19/9/2016), seorang pengguna Twitter dengan akun 'I am ISIS, come and block me' mengatakan, "Singa-singa khalifah sedang mengaum di New York, kami menyebabkan kepedihan dalam rumahmu, wahai pendukung Salib."

Namun, Tak lama kemudian, akun itu ditangguhkan.

Seorang pengguna Twitter lain dengan nama 'The Lone Wolves' mencuit, "Ya Tuhan bakarlah Amerika, balaskan dendam dalam nama hamba-hamba yang tertekan dan darah umat."

Akun itu menggunakan tagar #ExplosionManhattanNewYork.

Beberapa pengguna lain berkicau tentang "kabar-kabar gembira yang terus berdatangan" dari New York.

Seorang pengguna yang berkaitan dengan Al Qaeda di Suriah juga menulis, "Oh Tuhan, lawanlah Amerika, kepala kaum kafir. Oh Tuhan, hitung mereka dan bunuhlah satu demi satu, dan jangan menyisakan satupun di antara mereka."

Ternyata, tagar #ExplosionManhattanNewYork menjadi populer di kalangan pengguna lain, kebanyakan dari Saudi Arabia. Kendati demikian, mereka sepertinya tidak ada hubungan dengan kelompok teror manapun walau memang kritis terhadap Amerika, demikian diulas Vocativ.

Sejumlah netizen lain mengemukakan kekhawatiran bahwa ledakan tersebut adalah "dalih lain bagi Amerika untuk menduduki negara lain" dan "Trump akan menyalahkan kaum Muslim supaya menang pemilu sebagai skenario yang digadang-gadangnya." [yy/atjehcyber]

Bom Kembali Gegerkan AS, Kali ini di New Jersey

Bom Kembali Gegerkan AS, Kali ini di New Jersey


Bom Kembali Gegerkan AS, Kali ini di New Jersey


Fiqhislam.com - Benda diduga peledak kembali ditemukan di New Jersey di tengah serangkaian serangan yang terjadi di Amerika Serikat. Polisi langsung memusnahkan bom tersebut dengan cara meledakkannya.

Dikutip Reuters, polisi meledakkan benda mencurigakan yang diduga bom pada Senin dini hari (19/9). Benda itu ditemukan di tempat sampah dekat stasiun kereta di Elizabeth, New Jersey, oleh dua orang pemulung pada Minggu (18/9).

Kedua orang itu melihat ada pipa dan kabel di dalam sebuah keranjang sampah, dan langsung menghubungi polisi. Pesawat drone penjinak bom yang diturunkan ke lokasi menyimpulkan bahwa benda itu "bisa jadi bom" dan FBI langsung dikerahkan ke tempat tersebut.

Ledakan terdengar saat tim penjinak bom FBI memusnahkan benda tersebut. Akibat peristiwa ini, perusahaan transportasi New Jersey Transit Corp dan Amtrak meniadakan layanan kereta ke stasiun Elizabeth selama penyelidikan berlangsung.

Insiden ini terjadi di saat AS diguncang tiga kali serangan di akhir pekan, yaitu ledakan di New York yang melukai 29 orang, penusukan di Minnesota dan ledakan di New Jersey.

ISIS mengklaim serangan di Minnesota yang melukai sembilan orang, pelaku tewas ditembak polisi. FBI masih menyelidiki keterkaitan ketiga kasus ini.

Sebelumnya polisi juga menemukan bom panci presto di dekat lokasi ledakan di wilayah Chelsea, New York. Panci itu berisikan benda-benda tajam yang akhirnya juga dimusnahkan aparat.

Di negara bagian New Jersey, bom pipa meledak pada Sabtu pagi di rute lomba lari kota pesisir Seaside Park. Tidak ada yang terluka dalam insiden ini, penyelidikan masih berlangsung. [yy/atjehcyber]