22 Rabiul-Akhir 1443  |  Sabtu 27 Nopember 2021

basmalah.png

Kesaksian Baru Jubir Mantan Presiden Mursi dan Ketidaksiapan Ikhwan

Kesaksian Baru Jubir Mantan Presiden Mursi dan Ketidaksiapan Ikhwan

 

Fiqhislam.com - Yasser Ali, mantan juru bicara presiden terguling Muhammad Mursi memberikan keterangan baru selepas ia keluar dari penjara. Menurut Ali, Ikhwanul Muslimin belum siap untuk memegang jabatan kepresidenan, kendati membantah jika Mursi disebut tak kompeten.

"Kita belum sepenuhnya siap pada Maret 2012 untuk memegang tanggung jawab seperti itu. Saya mengatakan ini setelah berpikir secara mendalam di Penjara Aqrab," ujar Ali. "Kita belum siap menghadapi sejumlah isu seperti hubungan di kawasan, tapi bukan berarti Mursi tak kompeten."

Ali menjabat sebagai juru presiden dari Juli 2012 hingga Februari 2013. Ia dipenjara selama hampir setahun karena dituding membantu mantan perdana menteri Hesham Qandeel untuk lepas dari dakwaan kriminal.

Mursi dijatuhkan pada 3 Juli setelah aksi demo besar serta bentrokan mematikan. Presiden sipil pertama Mesir ini hanya memimpin satu tahun.

"Mursi mencoba menahkodai kapal sebisa ia mungkin dengan peralatan yang dimiliki, namun tak dapat dibantah kesalahan akan terjadi," ujar Ali.

Ali yakin jatuhnya Muhammad Mursi bukan hanya karena persoalan internal. Mursi jatuh lantaran isu-isu di kawasan.
"Apa yang terjadi 3 Juli karena krisis regional daripada masalah internal ekonomi dan isu politik," uarnya.

Ali mengatakan, Mursi sebelumnya telah diperingatkan oleh diplomat Arab. Dukungannya terhadap revolusi Suriah tak sepenuhnya didukung sejumlah pihak di kawasan.

Menurut Ali, Mursi telah memikirkan kemungkinan ia digulingkan. Dalam hubungan sipil dan militer, Mursi berpendapat rekaya ulang perlu dilakukan.

"Ada sensivitas cukup tinggi dalam hubungan antara militer dan presiden, terutam dengan pemecatan ketua Dewan Mahkamah Angkatan Bersenjata Mesir (SCAF) Hussein Tantawi dan (mantan kepala staf militer) Sami Anan," ujar Ali.

Tantawi dan Anan diperintahkah mundur oleh Mursi pada Agustus 2012. Pada hari yang sama, Mursi secara sepihak membatalkan aturan SCAF membatasi kekuasan presiden. [yy/republika]

 

Tags: mursi | badie | mesir | al sisi