30 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 05 Desember 2021

basmalah.png

Kepala Polisi London: Serangan Teror di Inggris, Mulai menghitung Waktu Mundur

Kepala Polisi London: Serangan Teror di Inggris, Mulai menghitung Waktu Mundur

Fiqhislam.com - Serangan teroris di Inggris sangat mungkin terjadi, bahkan itu hanya persoalan kapan atau tinggal menunggu waktu saja.

Kepala Kepolisian Metropolitan London Sir Bernard Hogan-Howe mengakui adanya kekhawatiran bahwa Inggris akan menjadi "korban berikutnya" menyusul serangkaian serangan teror yang melanda Eropa baru-baru ini.

Dalam wawancara yang dimuat media Inggris, Daily Mail, Howe mengatakan, serangan teror di wilayah Inggris sangat mungkin terjadi.

"Saya merasakan dan memaklumi ketakutan itu, dan sebagai perwira polisi yang bertanggung jawab dalam mencegah serangan seperti itu, saya tahu Anda ingin saya kembali meyakinkan Anda. Saya takut, saya tak bisa melakukan itu sepenuhnya," tutur Howe seperti dilansir News.com.au, Senin (1/8/2016).

"Level ancaman kita telah berada di 'Parah' selama dua tahun. Itu masih tetap (di level itu). Itu artinya serangan sangat mungkin -- Anda bisa bilang ini soal kapan, bukan jika," ujarnya.

Dijelaskannya, Inggris belum mengalami serangan teroris karena plot-plot teror telah digagalkan seiring terjalinnya hubungan yang erat antara badan-badan intelijen dan kepolisian.

Disebutkan Howe, aksi terorisme di Inggris terakhir kali adalah pembunuhan tentara Angkatan Darat Inggris, Lee Rigby pada tahun 2013.

Eropa telah diguncang gelombang terorisme dalam beberapa tahun terakhir. Pada November 2015 lalu, serangan-serangan teror di Paris, Prancis merenggut 130 nyawa. Pada Maret lalu, 32 orang tewas dalam serangan bom kembar di Belgia, dan baru sebulan lalu, 84 orang tewas ketika sebuah truk menabrak kerumunan orang di kota Nice, Prancis. [yy/atjehcyber]
 

Tags: teror | isis