30 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 05 Desember 2021

basmalah.png

Irak Didesak Depak Milisi Syiah dari Rencana Serangan Mosul

Irak Didesak Depak Milisi Syiah dari Rencana Serangan MosulFiqhislam.com - Kelompok Pengamat Hak Asasi Manusia (Human Right Watch/HRW) mendesak Pemerintah Irak untuk tidak bekerjasama dengan dan mengeluarkan milisi dari organisasi Pasukan Mobilisasi Populer Syiah (Popular Mobilzaion Forces/PMF) dari rencana pembebasan Kota Mosul dari kendali ISIS.

HRW menuduh PMF yang terdiri dari beberapa kelompok pasukan termasuk Brigade Badr dan Hizbullah telah terlibat dalam pembunuhan, penyiksaan, pelenyapan, dan penghancuran terhadap warga sipil Sunni di Irak. Hal ini menurut HRW dilakukan tanpa adanya penyelidikan atau hukuman dari Pemerintah Irak.

“Milisi yang tergabung dalam PMF telah berulangkali melakukan penyiksaan yang mengerikan terkadang dalam skala besar, terakhir kali di Fallujah tanpa mendapat konsekuensi meski pemerintah berjanji untuk melakukan penyelidikan,” demikian isi pernyataan dari Direktur HRW Joe Stork sebagaimana dilansir Sputnik, Minggu (31/7/2016).

“Komandan pasukan Irak tidak seharusnya memberikan warga Mosul risiko untuk mengalami bahaya serius dari milisi dengan catatan penyiksaan yang baru-baru ini dilakukan.”

Saat ini pasukan Irak tengah mempersiapkan operasi untuk membebaskan Mosul yang telah berada dalam cengkaraman ISIS sejak 2014 lalu. Kota mayoritas Sunni tersebut merupakan salah satu pusat kegiatan ISIS di Irak, seperti juga Kota Raqqa di Suriah. [yy/okezone]

 

Tags: irak | mosul | milisi syiah