16 Jumadil-Akhir 1443  |  Rabu 19 Januari 2022

basmalah.png

BERITA INTERNASIONAL

Memprihatinkan, Demi dapatkan Roti Warga Aleppo Antri Berjam-jam

Memprihatinkan, Demi dapatkan Roti Warga Aleppo Antri Berjam-jam

Fiqhislam.com - Lebih dari 100 warga Aleppo, Suriah dikabarkan telah mengantri di depan sebuah toko roti pada Jumat (15/6/2016). Pemandangan seperti ini terjadi hampir setiap hari di saat warga berharap mendapatkan jatah harian roti.

Bagi beberapa orang, mungkin roti adalah satu-satunya makanan yang tersedia setelah sebelumnya rezim Assad memutus pasokan kebutuhan sehari-hari ke wilayah yang diblokade. Pemutusan ini mendorong kekurangan dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Saya sudah berdiri di sini hampir 45 menit dan masih ada 40 orang di depan saya,” ungkap Ahmad Al Haj; peserta yang ikut dalam antrian 150 orang untuk mendapat roti, Khaleej melaporkan.

Antrian di toko lain didekatnya bahkan lebih panjang lagi dengan sekira 200 orang berbaris.

“Kemarin, keluarga saya tidak makan karena toko roti libur. Hari ini, saya hanya akan mendapatkan tujuh buah roti yang hampir tidak akan cukup bagi lima anggota keluarga saya,” ungkap Al-Haj.

Dengan ditutupnya Aleppo dari dunia luar, otomatis tidak ada kiriman tepung baru yang datang ke toko roti di kota itu. Ditambah lagi bahan bakar untuk menyalakan oven juga sulit untuk ditemukan.

Suasana antrian tak jarang menjadi suram, saat terjadi perdebatan dan adu mulut antar pembeli atau dengan penjual karena sedikitnya roti yang didapatkan, mengingat keluarga mereka yang kadang-kadang berjumlah tujuh atau delapan orang.

Setelah kekuatan ekonomi dan objek wisata berkembang, Aleppo malah hancur akibat konflik yang dimuai rezim Assad yang dimulai pada Maret 2011.

PBB mengatakan pihaknya “amat kaget” dengan situasi di Aleppo yang memprihantinkan, dimana banyak warga yang kelaparan akibat blokade yang dilakukan rezim Assad. [yy/islampos]

 

Tags: aleppo | homs | suriah