25 Rabiul-Akhir 1443  |  Selasa 30 Nopember 2021

basmalah.png

Negara Arab Bakal Tolak Laporan Kuartet Timur Tengah

Negara Arab Bakal Tolak Laporan Kuartet Timur Tengah

Fiqhislam.com - Negara-negara Arab menyerukan Dewan Keamanan (DK) PBB untuk tidak mendukung laporan yang bertujuan untuk menghidupkan kembali proses perdamaian Timur Tengah. Pasalnya, Palestina melihat laporan tersebut cenderung mendukung Israel.

"Dalam pertemuan baru-baru ini, diplomat Arab sepakat untuk menolak setiap kebijakan oleh DK PBB untuk mengadopsi sebuah pernyataan dari laporan yang disusun untuk mendukung rekomendasi Amerika Serikat (AS) yang telah lama dinantikan," kata utusan Palestina untuk PBB, Riyad Mansour.

Mansour juga mengatakan, bahwa Mesir yang mewakili kelompok Arab di DK PBB, diberitahu untuk tidak memberikan pernyataan guna menyambut dan mendukung rekomendasi tersebut, seperti dikutip dari laman Al Arabiya, Rabu (13/7/2016).

Sebelumnya, laporan yang dibuat oleh kuartet Timur Tengah menyerukan agar Israel menghentikan perluasan pemukiman dan meminta Palestina untuk menghentikan menghasut melakukan aksi kekerasan. Kuartet Timur Tengah ini terdiri dari Uni Eropa, PBB, Rusia, dan AS.

Utusan Palestina menuding, rekomendasi mengenai permukiman Israel dimasukkan dalam draft final laporan oleh anggota kuartet yang sangat kuat, merujuk pada AS. Mansour mengatakan hal ini dilakukan untuk melemahkan inisiatif perdamaian Prancis. Prancis berniat untuk mengadakan konferensi perdamaian internasional pada akhir tahun ini.

"Draft laporan final itu untuk memastikan hasil akhir yang menguntungkan Israel dan hal itu tidak akan terjadi," kata Mansour. Palestina menginginkan agar DK PBB memperhatikan laporan itu dan menyambut inisiatif Prancis dan Mesir untuk menghidupkan kembali perundingan perdamaian. [yy/sindonews]