2 Jumadil-Awal 1443  |  Senin 06 Desember 2021

basmalah.png

Amnesty: Pemberontak Suriah Telah Lakukan Kejahatan Perang

Amnesty: Pemberontak Suriah Telah Lakukan Kejahatan PerangFiqhislam.com - Kelompok pemantau HAM internasional, Amnesty Internasional dalam laporan terbarunya menuturkan, pemberontak Suriah telah terbukti melakukan kejahatan perang. Namun, Amnesty menyebut, tidak semua kelompok melakukan kejahatan tersebut.
 
Dalam laporannya, Amnesty menyebut setidaknya ada lima kelompok pemberontak Suriah yang melakukan kejahatan itu. Kelima kelompok itu terbukti melakukan penculikan dan pembunuhan di wilayah Idlib dan juga Allepo.
 
Kelompok yang berbasis di Inggris itu menuturkan, kelima kelompok tersebut adalah al-Nusra, Ahrar al-Sham, Nureddin Zinki, Front Levant dan Divisi 16. "Mereka melakukan kejahatan perang dan pelanggaran lain dari hukum humaniter internasional dengan impunitas," kata Direktur Amensty untuk Timur Tengah dan Afrika, Philip Luther,
 
"Banyak warga sipil hidup dalam ketakutan, mereka takut diculik jika mereka mengkritik perilaku kelompok bersenjata atau gagal mematuhi aturan-aturan yang ketat yang diberlakukan kelompok-kelompok itu," sambungnya, seperti dilansir Al Jazeera pada Selasa (5/7).
 
Laporan itu didasarkan pada wawancara dengan sekitar 70 orang yang tinggal atau bekerja di Idlib dan Aleppo, daerah yang dikuasai oleh pemberontak. Pelanggaran dilakukan selama empat tahun oleh lima kelompok bersenjata, termasuk beberapa yang didukung oleh AS dan kekuatan regional lainnya.
 
"Beberapa warga sipil di kawasan yang dikendalikan oleh kelompok-kelompok oposisi bersenjata mungkin pada awalnya menyambut kehadiran mereka, namun kini semuanya telah berubah. Sebab, kelompok pemberontak menentukan hukuman sesuka mereka," pungkas Luther. [yy/sindonews]