22 Rabiul-Akhir 1443  |  Sabtu 27 Nopember 2021

basmalah.png

Austria Ancam Keluar UE Jika Turki Bergabung

Austria Ancam Keluar UE Jika Turki Bergabung

Fiqhislam.com - Austria mengancam keluar dari Uni Eropa jika Turki bergabung menjadi anggota baru dalam blok Eropa. Jika itu benar-benar terjadi, Austria berencana menggelar referendum seperti yang dilakukan Inggris pada 23 Juni.

Referendum tersebut berakhir dengan keputusan keluarnya Inggris dari keanggotaan Uni Eropa atau populer disebut Brexit.

"Jika Uni Eropa memutuskan menerima Turki, maka warga Austria harus ditanya apakah mereka menginginkan hal tersebut," ujar Norbert Hofer, pemimpin partai sayap kanan Austria, seperti dilansir express.co.uk, Sabtu (2/7/2016).

Pernyataan Hofer dilontarkan setelah terjadinya diskusi terbaru antara Turki dengan Uni Eropa. Turki meminta percepatan penerimaan anggota baru sebagai ganti dari kesediaan mereka menerima gelombang pengungsi yang membanjiri Eropa.

Hofer mengaku yakin warga Austria tidak akan mau menerima Turki sebagai anggota baru Uni Eropa.

Sementara Menteri Urusan Uni Eropa Omar Celik mengatakan UE sangat membutuhkan Turki, terutama setelah Inggris memutuskan keluar dari keanggotaan.

Perjalanan Turki menuju keanggotaan UE cukup panjang dan rumit. Beberapa rintangan menghalangi, termasuk penolakan Turki dalam mengakui Republik Siprus atau permohonan Yunani untuk mengakhiri kekuasaan Turki di pulau bagian utara.

Terdapat pula pertanyaan mengenai apakah Turki dapat memenuhi standar Uni Eropa dalam hal pemberantasan korupsi, perlindungan data, Europol, kerja sama yudisial dan aturan teror. [yy/atjehcyber]

 

Tags: uni eropa | turki