30 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 05 Desember 2021

basmalah.png

Cegat Pesawat AS, China Klaim Telah Bertindak Sesuai Aturan

Cegat Pesawat AS, China Klaim Telah Bertindak Sesuai AturanFiqhislam.com - Kementerian Pertahanan China pada Kamis, 26 Mei menyatakan bahwa jet tempurnya telah bertindak sesuai aturan saat melakukan pencegatan terhadap pesawat pengintai milik Amerika Serikat (AS) di Laut China Selatan (LCS). Washington menganggap pencegatan China tersebut sebagai sebuah tindakan yang membahayakan.

Menurut pernyataan Pentagon, peristiwa itu terjadi pekan lalu saat pesawatnya melakukan patroli rutin wilayah udara internasional.

Pejabat Departemen Pertahanan AS mengatakan bahwa dua pesawat J-11 China terbang sekira 15 meter dari pesawat pengintai EP-3 milik AS di sebelah timur Pulau Hainan.

Juru bicara Kementerian Pertahanan China, Yang Yujun dalam jumpa pers bulanan mengatakan bahwa pesawat China telah bertindak secara profesional dan sesuai dengan perjanjian yang dicapai negara-negara mengenai aturan pencegatan semacam itu.

Meski begitu, dia mengatakan bahwa kesepakatan yang disebut dengan Aturan Perilaku untuk Keselamatan Pertemuan di Laut dan Udara tersebut hanya bisa memberikan “standar teknis” dan cara terbaik untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan dihentikannya penerbangannya di atas wilayah sengketa.

“Itulah sumber bahaya sebenarnya bagi keamanan militer China-AS di udara dan di laut,” kata Yang sebagaimana dilansir dari Reuters, Jumat (27/5/2016).

Peristiwa ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi antara kedua negara. Pada 2014, jet tempur China melakukan pencegatan dan melakukan akrobat di sekitar pesawat mata-mata AS.

Negeri Tirai Bambu itu mengklaim sebagian besar wilayah Laut China Selatan yang dilalui kapal-kapal dagang yang menghasilkan sekira USD5 triliun tiap tahunnya. Filipina, Vietnam, Malaysia, Taiwan, dan Brunei juga memiliki klaim di wilayah perairan tersebut.

Washington menuduh China melakukan militerisasi di Laut China Selatan setelah Beijing melakukan pembangunan pulau-pulau buatan. Sebaliknya, China mengecam patroli dan latihan militer angkatan laut AS yang semakin intensifnya di Asia. [yy/okezone]