22 Jumadil-Akhir 1443  |  Selasa 25 Januari 2022

basmalah.png
BERITA INTERNASIONAL

Cameron: Turki Bisa Bergabung dengan UE Setelah Tahun 3000

Cameron: Turki Bisa Bergabung dengan UE Setelah Tahun 3000Fiqhislam.com - Perdana Menteri Inggris, David Cameron mengatakan, Turki tidak mungkin bergabung dengan Uni Eropa (UE) dalam waktu dekat. Ia meramalkan bahwa Ankara baru akan disetujui bergabung dengan UE setelah tahun 3000.

"Hal ini tidak jauh berbeda dengan kartu yang digunakan oleh Turki untuk bergabung dengan UE dalam waktu dekat. Mereka telah menerapkan itu pada tahun 1987," kata Cameron dalam wawancara dengan televisi lokal.

"Pada tingkat kemajuan, menurut perkiraan terbaru, mereka mungkin akan mendapat suara bulat untuk bergabung pada sekitar tahun 3.000," imbuh Cameron seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (22/5/2016).

Pada pertengahan Maret, UE dan Ankara menyetujui kesepakatan dimana Turki berjanji untuk menampung semua migran tak berdokumen yang tiba di UE melalui wilayahnya. Sebagai imbalannya, 28 negara anggota UE berjanji untuk mempercepat tawaran aksesi Turki menjadi anggota UE dan berlakunya aturan bebas visa antara Turki dan wilayah Schengen.

Awal bulan ini, Komisi Eropa merekomendasikan bahwa Parlemen Eropa memberikan suara pada rezim bebas visa bagi Turki setelah negara itu memenuhi semua 72 kondisi yang diperlukan.

Sebagian besar persyaratan telah dipenuhi oleh Ankara, meskipun lima kriteria tetap bermasalah, termasuk revisi undang-undang anti-terorisme nasional Turki dan kebebasan pers. [yy/sindonews]