24 Rabiul-Akhir 1443  |  Senin 29 Nopember 2021

basmalah.png

Lebih Peka pada Hewan Dibanding Pengungsi, Pola Pikir Barat Terpengaruh Sisa Perbudakan

Lebih Peka pada Hewan Dibanding Pengungsi, Pola Pikir Barat Terpengaruh Sisa Perbudakan

Fiqhislam.com - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menuduh negara Barat memiliki pola pikir "sisa-sisa perbudakan dan kolonialisme." Ia mengecam negara-negara Barat dan menyebut mereka lebih mempedulikan hak-hak LGBT dan hewan, ketimbang nasib pengungsi Suriah.

"Memalukan bagi mereka yang lebih peka terhadap perdebatan pernikahan sesama jenis dibandingkan perempuan Suriah, anak-anak, dan orang tak berdosa yang membutuhkan bantuan," kata Erdogan seperti diberitakan oleh Anadolu Agency dan dikutip laman Independent, Selasa 17 Mei 2016.

Ia juga mengatakan, sangat memalukan melihat orang-orang yang hanya peka kepada ikan paus di laut, anjing laut, dan penyu dibandingkan hak hidup 23 juta warga Suriah.

"Saya malu terhadap pola pikir perbudakan dan penjajahan yang membuat mata mereka hanya tertuju pada uang pengungsi serta perhiasan di lengan dan kalung mereka," tuturnya, yang tampaknya merujuk pada rencana Denmark awal tahun ini untuk menyita barang-barang berharga dari pengungsi yang masuk untuk menutupi biaya perawatan mereka.

Pernyataan Erdogan ini datang di tengah kebuntuan dengan Uni Eropa atas tuntutan yang meminta Turki mengubah undang-undang anti-terorisme, untuk merealisasikan perjalanan bebas visa di Eropa untuk Turki.

Sekitar 2,7 juta warga Suriah yang melarikan diri dari perang sipil di negaranya kini ditampung di kamp-kamp di Turki. Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, konflik Suriah, yang telah berkecamuk sejak 2011, telah mendorong lebih dari empat juta orang, seperenam dari penduduk negara itu, untuk mencari keselamatan di negara lain, sehingga pengungsi menjadi krisis terbesar dalam seperempat abad. [yy/viva]