25 Syawal 1443  |  Jumat 27 Mei 2022

basmalah.png

AS dan Rusia 'Izinkan' Israel Serang SuriahFiqhislam.com - Amerika Serikat dan Rusia, yang terlibat aktif dalam perang di Suriah, mengakui "kebebasan bertindak dan hak untuk mempertahankan kepentingan" Israel, menurut Menteri Pertahanan Yahudi Moshe Ya'alon.

"Israel hanya menganut satu prinsip - mempertahankan diri," ujar Ya'alon, Senin (22/02/2016), menyusul laporan yang menyebutkan bahwa Israel melakukan sejumlah serangan udara di wilayah Suriah dalam beberapa waktu belakangan, World Bulletin melaporkan.

"Kami tidak ikut campur dalam konflik di kawasan tersebut, tidak di Lebanon, tidak pula di Suriah, tidak juga di negara lainnya," tambah Ya'alon saat mengunjungi kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Carney, yang tengah berlabuh di Pelabuhan Haifa.

Situasi di Suriah sangat kacau, lanjut Ya'alon, menegaskan bahwa upaya AS untuk melakukan gencatan senjata telah gagal.

"Sulit untuk melihat gencatan senjata yang stabil, yang disetujui oleh seluruh elemen (di Suriah)," ucapnya. "ISIS tidak ambil bagian dalam proses ini, Jabhat al-Nusra juga tidak ambil bagian. Saya tak melihat terwujudnya gencatan senjata secara komprehensif." [yy/rimanews]