25 Rabiul-Akhir 1443  |  Selasa 30 Nopember 2021

basmalah.png

Parade Katolik di Irlandia Utara Rusuh, 56 Polisi Terluka

Parade Katolik di Irlandia Utara Rusuh, 56 Polisi Terluka

Fiqhislam.com - Sebanyak 56 petugas polisi dan dua warga sipil terluka pawai protes Katolik di pusat Belfast, yang berujung pada kerusuhan semalam. Demikian disampaikan pihak berwenang pada Sabtu (10/8/2013).
 
Kerusuhan itu menyusul ketegangan antara kaum Protestan Irlandia Utara Protestan dengan kaum Katolik. Sebanyak empat perwira polisi dibawa ke rumah sakit. Polisi menembakkan peluru plastik dan meriam air, pada malam kedua aksi protes itu.
 
Wilayah Belfast dihuni dua kelompok. Yakni kaum Protestan yang pro-Inggris dan kaum Katolik yang umumnya mendukung unifikasi dengan Irlandia.
 
”Tadi malam merupakan kekerasan dan serangan terhadap polisi yang memalukan,” kata Menteri Inggris untuk Irlandia Utara, Theresa Villiers, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters.
 
”Gangguan di jalanan adalah sesuatu yang sangat disesalkan, dan menjadi langkah mundur,” lanjut pernyataan Villiers. Kaum Protestan telah menentang pawai pada hari Jumat malam di sepanjang
jalan raya utama kota Royal Avenue. Beberapa polisi dibantu warga setempat membersihkan jalanan dari batu bata, botol dan bekas kembang api.
 
Parade Katolik itu, menandai ulang tahun 1971 penahanan warga tanpa pengadilan oleh pemerintah Inggris. Sekitar 42 tahun yang lalu, tentara beroperasi di wilayah kabupaten yang dihuni kaum Katolik. Lebih dari 340 orang ditangkap pemerintah Inggris. [yy/sindonews.com]