4 Jumadil-Awal 1443  |  Rabu 08 Desember 2021

basmalah.png

Rusia Ajukan RUU Larang Orang Tua Gay Mengasuh Anak

Rusia Ajukan RUU Larang Orang Tua Gay Mengasuh Anak

Fiqhislam.com - Seorang anggota parlemen Rusia mengusulkan RUU yang akan melarang orang tua gay mengasuh atas anak-anak mereka.

Draft RUU itu, yang dipublikasikan di situs parlemen pada hari Kamis (5/9/2013), akan merujuk pada "fakta orientasi seksual non-tradisional" sebagai dasar melarang pengasuhan anak. Pecandu alkohol, pengguna narkoba, dan pelaku pelecehan seksual, juga akan dikenakan aturan sama.

Foxnews memberitakan, proposal ini diajukan setelah di negara itu disahkan UU untuk melarang “propaganda” homoseksual  terhadap kalangan muda. Pengusul RUU menyatakan, proposal itu bertujuan untuk melindungi anak-anak, dan tidak dimaksudkan menekan komunitas LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender).

Alexei Zhuravlev, pengaju RUU itu, mengatakan, usulan ini mengacu pada undang-undang sebelumnya bahwa “propaganda” homoseksual harus dilarang.  Tidak hanya dalam ruang publik, tetapi juga dalam keluarga. [yy/hidayatullah.com]

Di Rusia, Obama Segera Bertemu Para Aktivis Gay


Di Rusia, Obama Segera Bertemu Para Aktivis GayPresiden AS Barack Obama, dilaporkan akan bertemu dengan para aktivis hak-hak gay Rusia, dalam perjalanan kunjungannya ke Rusia. Hal ini ditegaskan oleh dua kelompok gay yang diundang ke pertemuan kepada AFP, Rabu (4/9).

Pemimpin AS yang menyerukan persamaan hak bagi kaum gay pada malam perjalanan ke Saint-Petersburg untuk menggelar KTT G20, rencananya akan bertemu dengan para aktivis gay pada hari Jumat (6/9) malam, kata Igor Kochetkov, seorang aktivis yang telah diundang ke pertemuan.

Kochetkov, yang mengepalai kelompok Jaringan LTGB, mengatakan kepada AFP bahwa ia berencana untuk menghadiri pertemuan dan berbicara tentang “Pelanggaran hak berdasarkan orientasi seksual,” dan pemantauan internasional mengenai pelanggaran tersebut.

Kepala Kelompok Aktivis hak-hak gay lainnya di Saint-Petersburg, Anna Anisimova, mengatakan kepada AFP bahwa mereka juga telah menerima undangan dan akan mengrimkan perwakilannya untuk hadir.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan pada Rabu (4/9) bahwa Obama akan bertemu dengan para pemimpin masyarakat sipil Rusia, untuk membahas peran penting masyarakat sipil dalam memainkan peranan dan mempromosikan hak asasi manusia serta toleransi.

Selain itu, perwakilan dari kelompok pendukung hak-hak LGBT, hak asasi manusia, media dan tokoh juga telah diundang. [yy/islampos.com]