21 Safar 1443  |  Rabu 29 September 2021

basmalah.png

Eric Morley di Balik Miss World

Eric Morley di Balik Miss World

Fiqhislam.com - Eric Morley, seorang impresariat yang telah meninggal di usia 82 , penggagas kontes kecantikan Miss World adalah salah satu pengusaha hiburan yang paling sukses di dunia. Selain Miss World, ia juga membuat program televisi Come Dancing di tahun 1949 dan menjadi seri terpanjang di BBC. Dan entah apa maksudnya, Morley bekerja untuk Mecca (orang Arab menyebutnya Mekkah) sebagai institusi cikal bakal yang menaungi Miss World.

Asal-usul Miss World dimulai tahun 1951, ketika Morley bekerja sebagai manajer penjualan untuk Mecca, sebuah usaha katering kecil. Direktur Mecca pada saat itu adalah Kapten Pickard, yang suatu hari menerima telepon dari seorang perwira RAF, Komandan Skuadron Phipps, yang baru saja mengepalai humas untuk Festival of Britain. Phipps mengatakan kepada Pickard bahwa ia membutuhkan ide untuk membuat acara Festival Razzamatazz jadi meriah dan mewah. Pickard menjawab, “Karyawanku yang bernama Morley akan datang sambil membawa sesuatu.”

Selama makan siang di Savoy, Morley menyebutkan kontes bikini. Hadiahnya? £ 1.000. Itu jumlah yang besar waktu itu. Itu cikal bakal Miss World. Namun ketika pada tahun 1952 Amerika meluncurkan Miss Universe, Morley berang. Ia merasa idenya dibajak. Akhirnya, ia membujuk Mecca menjadi penyelenggara kontes “Miss World”.

Pada puncaknya pada tahun 1970, Miss World ditayangkan di hampir setiap negara di dunia, dan dilihat oleh 24 juta pemirsa. Pers dan segala rrnamen yang mencolok, dan terutama paha-paha perempuan yang  lebih murah harganya dibandingkan paha ayam di pasar paling pengap sekalipun, mulailah diobral. Ada dana besar mengalir dari situ.

Morley dan istrinya Julia, yang bergabung sebagai penyelenggara acara pada tahun 1970, meletakkan aturan ketat bagi kontestan. Perempuan menikah tidak diperbolehkan untuk ikut, dan tentu saja, perempuan gemuk, cacat, dan sebagainya juga tidak boleh unjuk diri di sini.

Pada tahun 1974, 1980, 1983, Miss America dilucuti gelarnya setelah berbagai skandal.

Di tahun 1960, kaum feminis mulai memprostes Miss World. Dalih kaum feminis: ajang ini merendahkan martabat perempuan. Morley hanya menyarankan mereka yang tidak menyukai acara untuk mematikan televisi. Dia mulai bersikeras , meskipun, bahwa selain memamerkan seperangkat alat vital, kontestan juga harus menunjukkan kecerdasan dan kesadaran sosial. Pada tahun 1970 Julia Morley menciptakan slogan “Beauty with a Purpose”.

Di Mecca, Morley dipuja oleh 15.000 orang karyawannya. Ia sering memberikan bonus besar. “Saya ini orang yang berbakat namun tidak begitu cerdas,” katanya suatu kali. “Dan saya jenis orang yang akan berjalan di mana malaikat takut untuk melangkah.”

Pada tahun 1978 Morley secara efektif dipaksa untuk meninggalkan Mecca. Ia bertengkar dengan perusahaan induknya, Grand Metropolitan. Hak acara itu kemudian dijual ke Belhaven Brewery, di mana Morley menjadi ketuanya antara tahun 1979-1984.

Pada tahun 1988, Miss World menghilang dari layar televisi Inggris dan pindah ke lokasi lain di seluruh dunia .

Eric Douglas Morley dilahirkan pada tanggal 26 September 1918 di daerah Holborn London. Pada saat ia berusia 11 tahun , ia telah kehilangan kedua orang tuanya karena penyakit tuberkulosis. Setelah menghadiri Grammar School Whitstable, ia ditempatkan oleh otoritas lokal di kapal pelatihan Exmouth. Ia kemudian dikirim ke Angkatan Darat School of Education.

Pada tahun 1960 ia menikah dengan Julia Pritchard, seorang model di ruang dansa Mecca. Pada tahun 1964 ia menjadi Direktur Mecca. Di bawah Morley, Mecca menjadi perusahaan katering besar di Inggris, ia membuka kelas tari dan klub bingo di kota- kota Inggris di seluruh negeri. Ia pengagum berat Margaret Thatcher. [yy/islampos.com]