26 Rabiul-Akhir 1443  |  Rabu 01 Desember 2021

basmalah.png

Keluarga Atheis Minta Kata “Tuhan” Dihapus

Keluarga Atheis Minta Kata “Tuhan” Dihapus

Fiqhislam.com - Satu keluarga atheis dikabarkan telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Yudisial di Massachusetts. Mereka menuntut agar kata “Tuhan” dalam Janji Setia yang rutin dilakukan di sekolah umum dihapuskan. Menurut mereka kalimat “dalam kuasa Tuhan” dalam pernyataan itu merupakan bentuk diskriminasi atas kaum atheis.

Dalam argumen mereka di depan mahkamah, pengacara yang mewakili pasangan atheis itu berpendapat bahwa kalimat yang merujuk pada Tuhan punya arti “patriot sejati adalah mereka yang beriman pada Tuhan,” sedangkan mereka yang tidak beriman berarti “kurang atau tidak patriotik.”

Pasangan atheis itu mengajukan gugatan atas nama tiga anak mereka yang masih sekolah, shabestan melaporkan pada Senin (9/9).

David Niose, pengacara yang mewakili keluarga atheis itu dan American Humanist Association, juga menolak argumen pengucapan Janji Setia itu bersifat sukarela, karena itu tidak bisa disebut diskriminatif.

“Pelaksanaannya tetap diskriminatif. Patriotisme didefinisikan dengan cara tertentu,” kata Niose di hadapan tujuh anggota majelis hakim.

Sementara itu, pengacara dari pihak sekolah Acton-Boxborough, berpendapat bahwa pengucapan janji setia tidak wajib, dan para siswa boleh tidak menyebut kata Tuhan atau tidak mengucapkan seluruh isinya.

“Tidak ada pemihakan agama dalam pernyataan ini,” kata Geoffrey Bok, pengacara sekolah.

Saksi ahli, Eric Rassbach mengatakan kepada para hakim bahwa kalimat “dalam kuasa Tuhan” punya riwayat panjang sebagai ekspresi “Falsafah politik” dan bukan deklarasi yang sifatnya relijius. [yy/islampos.com]