22 Rabiul-Awal 1443  |  Kamis 28 Oktober 2021

basmalah.png

George HW Bush Jadi Saksi di Pernikahan Sejenis

George HW Bush Jadi Saksi di Pernikahan Sejenis

Fiqhislam.com - George HW Bush dan istrinya, Barbara Bush menghadiri pernikahan sesama jenis di Maine, minggu lalu. Tak sekedar hadir, Presiden Amerika Serikat periode 1989-1993 itu juga menjadi saksi dalam pernikahan itu.

Kebetulan, yang menikah adalah kawannya, Bonnie Cliement dan Helen Thorgalsen. Mengutip laman ABC News, Thorgalsen mengaku pernikahan itu sangat luar biasa dengan kehadiran mantan presiden.

"Ini pengalaman menikah yang mengagumkan untuk kami. Kami sangat terhormat dengan kehadiran Presiden dan istrinya. Tak hanya hadir, mereka juga dengan senang hati menandatangani surat pernikahan kami," ungkap Thorgalsen bahagia.

Saat ini, ia dan pasangannya tengah melangsungkan bulan madu di London. Ia mengaku bangga, dan tak merasa cinta sesama jenisnya dengan Clement keliru.

Justru, ia ingin pernikahannya yang disaksikan presiden dapat menjadi bukti nyata bagi perbedaan pendapat soal pernikahan sejenis di dunia.

"Jika kami bisa membuat perbedaan di dunia dengan pernikahan ini, kami akan sangat tergetar. Merinding," ujarnya lagi. Di Maine sendiri, pernikahan sesama jenis telah dilegalkan sejak Desember 2012 lalu. Karena itulah Thorgalsen dan Clement tak ragu menyelenggarkan pesta sederhana dan tertutup yang hanya dihadiri kerabat dekat.

Thorgalsen mengunggah foto saat Bush menandatangani surat pernikahan mereka, melalui akun jejaring sosialnya. Meski Bush sendiri belum menentukan sikap terhadap hubungan dan pernikahan sesama jenis, wajahnya tampak bahagia saat foto bersama pasangan Thorgalsen dan Clement. Sejauh ini, sudah ada belasan negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis.

Pertama di Belanda, menyusul kemudian Kanada, Afrika Selatan, Belgia, dan Spanyol. Argentina lantas menjadi negara Amerika Latin pertama yang melegalkannya.

Selain itu, ada pula Denmark, Islandia, Norwegia, Portugal, Swedia, dan Uruguay. Belakangan, Perancis juga mulai melegalkan pernikahan sesama jenis. Amerika Serikat sendiri masih memperdebatkan hal itu. Namun, sudah ada belasan negara bagian dan distrik yang sudah melegalisasinya. [yy/viva.co.id]