5 Jumadil-Awal 1443  |  Kamis 09 Desember 2021

basmalah.png

Seorang Walikota di Israel Ingin ‘Bersihkan’ Kota dari Kaum Gay

Seorang Walikota di Israel Ingin ‘Bersihkan’ Kota dari Kaum Gay

Fiqhislam.com - Walikota Beit Shemesh, Israel, Moshe Abutbul dikabarkan telah mengumumkan pernyataan yang tak biasa. Ia meminta Kementerian Kesehatan dan polisi harus menangani kelompok gay.

“Abutbul tidak layak untuk menjadi pejabat publik,” kata seorang warga yang tidak setuju atas kebijakannya.

Dalam sebuah wawancara talk show dengan Channel 10 yang ditayangkan pada Jumat (8/11/2013), Walikota ultra-Ortodoks yang terpilih kembali, Moshe Abutbul, mengatakan bahwa urusan gay adalah tanggung jawab Departemen Kesehatan dan polisi yang menangani komunitas LGBT, bukan pemerintah kota.

Saat ditanya apakah kota Beit Shemesh memiliki penduduk gay, Abutbul menjawab, “Kami tidak memiliki hal semacam itu. Jika Anda tidak mengerti apa yang saya pikir Anda maksud, maka tidak akan ada kasih Tuhan. Kota ini adalah suci dan murni.”

Saat ditanya bagaimana kota menangani komunitas gay ia berkata, “Ada Departemen Kesehatan dan keoplisian. Biarkan mereka yang mengatasinya.”

Wawancara ini sontak membuat kegemparan di antara warga kota Beit Shemesh.

“Ada ratusan warga homoseksual di Beit Shemesh. Kami sedih jika kaum homoseksual harus ditangani oleh Departemen Kesehatan dan polisi,” kata Segev Israel Afriat, seorang warga kota. [yy/islampos.com]