24 Rabiul-Akhir 1443  |  Senin 29 Nopember 2021

basmalah.png

Apa Itu Hari Festival Hanukkah?

Apa Itu Hari Festival Hanukkah?

Fiqhislam.com - Hari Hanukkah biasa disebut juga dengan festival Kenisah atau yang berarti Penahbisan Bait Tuhan (kuil Sulaiman), ini merupakan salah satu hari raya bagi bangsa Yahudi yang akan di selenggarakan di kota Al Quds (Yerusalem) pada setiap tanggal 25 Kislew (sekitar akhir bulan Desember) selama 8 hari lamanya.

Perayaan ini dirayakan biasanya bersamaan dengan masa adven (hari Minggu terdekat sebelum  bulan November sampai 24 Desember)bagi umat Kristiani atau bahkan dengan hari raya Natal, sehingga terkadang disebut sebagai ‘Natal Yahudi’.

Dalam sejarahnya festival ini diadakan sebagai Yudas Makabe yang menyucikan dan membangun kembali Kenisah (Kuil Sulaiman) yang sudah dirusak oleh orang-orang bukan-Yahudi, termasuk orang Yunani dari dinasti Antiokhus.

Dalam perayaan ini, umat Yahudi berarakan sambil membawa tongkat berhiaskan daun palem, mempersembahkan kurban, dan bernyanyi dengan iringan alat musik.

Pada festival peryaan ini bangsa Yahudi akan menyediakan Menorah di rumah-rumah maupun di Sinagog. Menorah merupakan lilin dengan jumlah delapan lengan (4 di sisi kiri dan 4 disi kanan) yang dinyalakan satu per satu setiap hari selama perayaan ini, dan akan ditaruh di tempat yang bisa dilihat oleh orang-orang .

Kebiasaan menyalakan Menorah menurut para sejarwana mirip sekali dengan kebiasaan menyalakan lilin satu per satu setiap minggu dalam peringatan masa Adven.

Lilin ini harus dinyalakan tepat setelah matahari terbenam kecuali pada hari sabtu, pada hari Sabtu lilin tersebut dinyalakan setengah jam sebelum matahari terbenam.

Dalam ritualnya lilin ini harus menyala setidaknya selama 1,5 jam, dan jika mati orang-orang boleh menyalakannya kembali lilin tersebut selama bukan orang yang sebelumnya telah menghidupkan lilin di hari yang sama.

Menurut legenda, pada suatu saat hanya tersedia cukup minyak untuk menyalakan menorah selama satu hari, namun ternyata menorah dapat terus menyala selama 8 hari. Inilah yang menjadi latar belakang perayaan Hanukkah yang dirayakan selama 8 hari. [yy/eramuslim.com]