pustaka.png
basmalah.png.orig


8 Dzulqa'dah 1442  |  Jumat 18 Juni 2021

Rabbi Yisroel Dovid Weis Sebut Rencana Prawer Tidak Sah

Rabbi Yisroel Dovid Weis Sebut Rencana Prawer Tidak Sah

Fiqhislam.com - Rencana Israel menggusur puluhan ribu warga Arab Badui dari desa-desa mereka di Gurun Negev merupakan tindakan yang tidak sah dan bertentangan dengan ajaran Taurat, tegas Rabbi Yisroel Dovid Weis dari gerakan Neturei Karta.

“Ini benar-benar tidak sah, tindakan ini melawan Tuhan dan Taurat,” kata Weiss dalam sebuah wawancara Senin lalu, mengacu pada Rencana Prawer yang saat ini menjadi perdebatan di Knesset Israel.

Rabbi Yahudi itu menambahkan bahwa pendudukan Israel di seluruh tanah Palestina telah melawan ajaran Taurat.

“Kita sebagai orang Yahudi dilarang untuk memiliki sebuah negara, kita dilarang untuk membunuh dan mencuri dan memeras orang. Pendudukan setiap inci di Palestina, tanah suci, bertentangan dengan Taurat dan ada ratusan ribu orang Yahudi yang masih setia kepada Taurat,” ujar aktivis kelompok Yahudi yang konon tidak setuju dengan pendudukan Israel ini.

Pada hari Senin lalu, ribuan orang di seluruh dunia turun ke jalan untuk memprotes Rencana Prawer.

Ribuan orang melakukan demonstrasi dalam apa yang disebut sebagai “hari kemarahan” pada hari Sabtu lalu di Negev, Haifa, al-Quds (Yerusalem), Tepi Barat dan Jalur Gaza. [yy/islampos.com/foto: ilustrasi]