26 Rabiul-Akhir 1443  |  Rabu 01 Desember 2021

basmalah.png

Pengikut Sekte di India Rajin Minum Urine Sapi Perawan

Pengikut Sekte di India Rajin Minum Urine Sapi Perawan

Fiqhislam.com - Sebuah sekte Hindu di India, tepatnya di Agra, rutin meminum air kencing sapi yang masih perawan setiap pagi. Mereka meyakini, urine sapi ini membantu menyembuhkan berbagai penyakit mematikan, termasuk kanker.

Laman Dailymail, Senin 13 Januari 2014, melansir warga India yang berada di kota Agra, utara India berkumpul dan antre di kandang sapi milik DD Singhal, pendiri Yayasan Gaushala. Bagi pemeluk Hindu di negara ini, sapi adalah binatang suci.

Singhai mengatakan, praktik ini telah mereka jalani selama 12 tahun. "Banyak orang berkumpul di sini dan jumlahnya kian meningkat. Kami telah berkumpul di pagi hari dan meminum air seni ibu sapi yang menyediakan hal itu," ungkap Singhal.

Menurut pengikut Singhal, air seni sapi dapat menyembuhkan penyakit yang sulit disembuhkan seperti kanker, diabetes, tumor, TBC dan sakit perut. Selain itu dengan mengonsumsi air seni sapi itu, dianggap satu-satunya solusi efektif untuk mengobati kebotakan.

Namun, air seni dari sapi yang diminum bukan sembarang sapi. Tetapi, haruslah sapi perawan. Menurut seorang Pendeta Hindu, Ramesh Gupta, pemilihan sapi yang masih perawan, karena hewan itu masih murni.

"Di dunia ini hanya ada dua hal yang masih suci. Satu, yakni air dari Sungai suci Gangga dan kedua, air seni dari induk sapi yang suci," ungkap Gupta.

Keampuhan air seni sapi ini, diklaim Gupta sudah sejak lama termaktub di dalam kitab suci Wedha. Tengok pengalaman yang dialami oleh Jairam Singhal.

Dia mengaku telah meminum air seni sapi selama 10 tahun dan merasakan manfaatnya untuk kesehatan. Dia mengatakan telah menderita diabetes. "Tetapi sejak saya mulai meminum air seni sapi, tingkat penyakit diabetes saya mulai terkendali," ujar Jairam.

Namun, bukan berarti tidak banyak yang meragukan manfaat air seni sapi ini. Singhal mengaku kerap mendapat opini seperti itu. "Padahal, mereka belum pernah mencoba air seni sapi atau efeknya, namun mereka sudah berani menghakimi," kata dia.

Tetapi, Singhal mengaku tidak kecil hati. Tinggal menunggu waktu saja sebelum orang menyadari manfaat air seni sapi. Kini, dia sedang mempertimbangkan air seni sapi untuk diproduksi menjadi produk komersial.

"Kami dapat memproduksi obat tetes mata, obat-obatan untuk sakit perut, pasta gigi, sabun mandi, obat-obatan berbentuk bubuk. Itu semua diproduksi dari air seni sapi," kata dia.

Permintaan terhadap produk ini, ujar Singhal kini kian meningkat dan memiliki nilai jual yang bagus di pasaran. [yy/viva.co.id]