24 Rabiul-Akhir 1443  |  Senin 29 Nopember 2021

basmalah.png

Buron Puluhan Tahun Pendeta Pedofil Berhasil di Tangkap

Buron Puluhan Tahun Pendeta Pedofil Berhasil di Tangkap

Fiqhislam.com - Seorang pendeta pelaku serangan seksual terhadap 7 anak-anak dan melarikan diri ke Spanyol akhirnya berhasil dibekuk.

Dilansir BBC Senin (24/3/2014), pendeta Francis Paul Cullen mencabuli anak laki-laki dan perempuan antara tahun 1957 hingga 1991 saat menjadi pendeta di Derbyshire dan Notthingham, Inggris.

Pria berusia 85 tahun itu mengaku bersalah bulan lalu, setelah ditemukan di Tenerife dan diekstradisi ke Inggris.

Pengadilan Tinggi Derby memvonisnya total 15 tahun penjara untuk seluruh kejahatan pedofilia yang dilakukannya.

Hakim Jonathan Gosling dalam persidangan mengatakan, Cullen memanfaatkan posisinya sebagai pendeta untuk mencabuli korban-korbannya.

“Anda melecehkan jubah yang anda pakai dengan perilaku Anda. Ini merupakan kemunafikan besar. Dalam satu kata: seluruh hidup Anda adalah kebohongan,” kata hakim Gosling.

Persidangan Cullen dijadwalkan digelar di Derby bulan lalu dan pendeta itu mengaku bersalah di hari pertama sidang.

Korban nafsu seksual pendeta itu paling muda berusia 6 tahun dan tertua 14 tahun. Di antara mereka 5 orang merupakan anak altar dan dua lainnya perempuan.

Romo Andrew Cole jurubicara keuskupan di Notthingham mengatakan bahwa uskup telah meminta Tahta Suci Vatikan memberhentikan Cullen dari tugas kependetaan.

Cullen secara teknis masih seorang pendeta, tetapi dia tidak akan difungsikan lagi, kata Cole.

Pendeta tua itu melarikan diri ke Spanyol tahun 1991 ketika Kepolisian Notthingham menyelidiki kasus pedofilia yang dilakukannya.

Cullen dilahirkan di Dublin, Irlandia, namun dia menyalurkan hasrat seksual bejatnya kepada anak-anak ketika bekerja sebagai pendeta di Mackworth dan Buxton, keduanya di Derbyshire, serta Hyson Green di Notthingham.

Cullen juga pernah ditugaskan sebagai pendeta di Scunthorpe, Leicester dan Alfreton. [yy/hidayatullah.com]